- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Kalteng Kirim 50 Siswa SMK Vokasi ke Rusia, Sertifikat TKA Jadi Standar Nilai Rapor

Keterangan Gambar : Foto Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah M. Reza Prabowo.
Baca Lainnya :
- Viral di Media Sosial, H. Koyem Singgung Bupati H. Shalahuddin0
- Efisiensi Anggaran di Tengah Komitmen Pelayanan Pendidikan Kalteng0
- Empat Pelaku Pencurian dengan Pemberatan di Kapuas Tengah Berhasil Diringkus Polisi0
- Polres Kapuas Amankan Seorang Wanita Diduga Edarkan Sabu di Kapuas Tengah0
- Seniman Kalteng Menangis, Tuntut Penandatanganan NPHD Dana Hibah 27 Sanggar 20250
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah memfinalisasi program kerja sama pendidikan dengan Rusia yang akan memberikan peluang emas bagi 50 siswa SMK. Program yang didukung penuh oleh Pemerintah Rusia ini berfokus pada spesialisasi vokasi karena lulusannya diarahkan untuk langsung bekerja. Rincian skema menyebutkan bahwa sekitar 25 siswa akan bekerja dan menetap (stay) di Rusia, sementara 25 siswa lainnya akan kembali ke Kalteng. Siswa yang kembali diharapkan dapat membangun industri di daerah dan menjadi pintu gerbang kerja sama antara Kalimantan dan Rusia.
Selain kerja sama internasional, dinas juga sedang gencar mensosialisasikan penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa Kelas 12 se-Kalteng. TKA ini merupakan hal baru yang bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa secara objektif. Sertifikat TKA akan dijadikan sebagai validator nilai rapor di sekolah, berfungsi sebagai alat uji tunggal untuk membandingkan dan menstandarisasi nilai agar subjektivitas guru dalam pemberian nilai dapat diminimalisir dan nilai di setiap wilayah (misalnya Palangkaraya dan Sukamara) menjadi setara.
Implementasi TKA ini tidak lepas dari tantangan di Kalteng. Plt. Kepala Dinas mengakui kerisauan siswa maupun dinas, terutama terkait masalah teknis seperti sinyal, jaringan internet, dan ketersediaan perangkat seperti laptop atau komputer pribadi di daerah. Untuk mengatasi kendala infrastruktur tersebut, Dinas Pendidikan berencana membuat pelaksanaan TKA dalam beberapa gelombang sehingga seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengikutinya.
AJ
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















