Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital

Potret kalteng 14 Mei 2026, 11:21:41 WIB PEMPROV KALTENG
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital

Keterangan Gambar : Foto Bersama




PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama transformasi transportasi berbasis digital. Dalam kegiatan tersebut, Kasat Gas Pusat Studi Kepolisian, Irjen Pol Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si, memaparkan hasil kajian mendalam mengenai potret lalu lintas di Kalimantan Tengah. Inisiatif ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjawab tantangan mobilitas masyarakat yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Baca Lainnya :


Acara yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026) ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta jajaran pejabat tinggi lainnya. Teguh menyoroti bagaimana kondisi geografis wilayah Kalimantan Tengah memberikan pengaruh besar terhadap sistem transportasi darat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru yang lebih prediktif dan efisien dalam menangani berbagai permasalahan lalu lintas yang sering terjadi di wilayah Bumi Tambun Bungai tersebut.


Salah satu poin krusial yang dibahas adalah pengembangan konsep Smart City dan Smart Mobility. Teguh menekankan bahwa penerapan teknologi digital dalam sistem transportasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan keselamatan dan pelayanan publik. Penggunaan data yang terintegrasi diharapkan dapat meminimalisir risiko di jalan raya. “Contoh salah satu bahasan penting yang prediktif menangani masalah lalu lintas adalah pengembangan Smart City dan Smart Mobility,” ujar Irjen Pol Susilo Teguh Raharjo dalam keterangannya.


Implementasi konsep tersebut mencakup penguatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sistem pemantauan lalu lintas waktu nyata melalui command center terpadu, hingga pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dan IoT. Selain itu, digitalisasi pelayanan kendaraan dan SIM serta pengawasan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) berbasis teknologi menjadi prioritas. Langkah-langkah ini dirancang untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih transparan dan mampu memberikan respon cepat terhadap situasi darurat di jalan.


Teguh merekomendasikan agar seluruh pemangku kepentingan mulai membangun sistem pelayanan "smart lalu lintas" sejak dini demi mencapai target zero accident dan zero fatality. Kolaborasi antara Pusat Studi Ilmu Kepolisian, IKA SPS UNNES, Pemerintah Daerah, dan Polda Kalteng menjadi fondasi utama dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor transportasi. Dengan sistem pengawasan yang ketat dan berbasis data big data kecelakaan, angka fatalitas di jalan raya diharapkan dapat ditekan hingga titik terendah.


Kegiatan Rapat Kerja Forum LLAJ ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti poin-poin rekomendasi yang telah disampaikan. Transformasi menuju layanan publik berbasis digital ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ketertiban lalu lintas, tetapi juga mendorong efisiensi transportasi secara menyeluruh di Kalimantan Tengah. Sinergi lintas sektoral ini menjadi kunci utama dalam membangun daerah yang aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di masa depan.


Zr







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment