- Pemkab Kapuas Susun Perbup untuk Perkuat Iklim Investasi Daerah
- Harga LPG 3 Kg di Kapuas Capai Rp40 Ribu, Warga Harap Ada Solusi
- Asisten II Setda Kapuas Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Program Strategis Nasional Secara Virtu
- Ketua TP PKK Kapuas Ikuti Jalan Sehat Nasional dan Festival Kuliner di Makassar
- Hj Siti Saniah Wiyatno Ikuti Pembukaan Pameran HUT ke-46 Dekranas di Sulawesi Selatan
- Pemkab Kapuas Matangkan Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
- Pemprov Kalteng Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Soroti Kenaikan Harga Pangan dan Pemutakhiran DTSE
- Muharam Ceria Baznas Kalteng, Gubernur Tegaskan Komitmen Lindungi Anak Yatim dan Difabel
- Jalan Simpang Sepaku - Perigi Mulai Diperbaiki, Bupati Lamandau Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkel
- Curi Perhatian, 5 Pimpinan Lembaga Pertahanan dan Hukum Kompak di Puncak Hari Koperasi 2026
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok

Keterangan Gambar : Foto Bersama
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan areal pertanian. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak swakelola cetak sawah untuk wilayah Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Depok, Jawa Barat, pada Rabu (13/5/2026). Kerja sama ini melibatkan Kepala Balai Pertanian Banjarbaru dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas sebagai pelaksana teknis di lapangan guna memastikan program perluasan lahan berjalan sesuai rencana strategis.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya0
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah0
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 20260
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–20290
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram0
Bupati Kapuas, HM Wiyatno, hadir langsung menyaksikan prosesi penandatanganan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai dan Kepala Dinas Pertanian Kapuas, Edy. Dalam kesempatan itu, Bupati menyambut baik dimulainya kontrak swakelola ini sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menambah luas lahan produktif. Pihaknya optimis bahwa penambahan luas tanam akan berbanding lurus dengan peningkatan produksi padi di wilayah Kabupaten Kapuas dalam beberapa tahun ke depan.
Melalui program cetak sawah ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap ketahanan pangan tidak hanya menjadi jargon, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Perluasan lahan diperkirakan akan membuka peluang usaha tani baru dan meningkatkan kesejahteraan para petani lokal di Bumi Pananjung Tarung. “Dengan adanya program ini kami berharap luas lahan pertanian di Kabupaten Kapuas semakin bertambah sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian,” ujar HM Wiyatno menekankan pentingnya ketersediaan lahan produktif.
Penggunaan skema swakelola dalam program ini dinilai sebagai keputusan tepat karena menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam pengerjaannya. Sistem ini memungkinkan pemerintah daerah terlibat langsung, sehingga proses adaptasi terhadap kondisi geografis dan kebutuhan spesifik petani di setiap wilayah dapat dilakukan lebih cepat. Selain itu, koordinasi lintas instansi antara Dinas PUPR dan Dinas Pertanian diharapkan menjadi lebih efektif dalam mengawal setiap tahapan pengerjaan fisik di lapangan.
Sekretaris Daerah Kapuas, Dr. Usis I Sangkai, menambahkan bahwa keterlibatan pemerintah daerah secara aktif akan membuat pengawasan pekerjaan menjadi lebih maksimal. Dengan pengawasan yang ketat, hasil cetak sawah diharapkan benar-benar berkualitas dan siap digunakan oleh masyarakat petani tanpa kendala teknis. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah disebutnya sebagai kunci utama agar program strategis nasional ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kedaulatan pangan di Kalimantan Tengah.
Sebagai salah satu daerah lumbung pangan utama di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kapuas terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional secara konsisten. Perluasan lahan sawah ini menjadi bagian dari visi besar untuk menjadikan Kapuas sebagai wilayah yang mandiri pangan sekaligus pemasok kebutuhan beras bagi daerah lain. Pemerintah daerah memastikan akan terus mengawal proses pelaksanaan cetak sawah ini agar berjalan lancar dan tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja tersebut.
Her
Berita Utama
-
Curi Perhatian, 5 Pimpinan Lembaga Pertahanan dan Hukum Kompak di Puncak Hari Koperasi 2026
Curi Perhatian, 5 Pimpinan Lembaga Pertahanan dan Hukum Kompak di Puncak Hari Koperasi 2026
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Peringatan puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta pada Minggu (12/7/2026) . . .
-
Jalan Simpang Sepaku - Perigi Mulai Diperbaiki, Bupati Lamandau Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkel
Jalan Simpang Sepaku - Perigi Mulai Diperbaiki, Bupati Lamandau Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkel
NANGA BULIK, POTRETKALTENG.COM — Pemerintah Kabupaten Lamandau resmi memulai proyek pengerjaan peningkatan infrastruktur Jalan Simpang Sepaku menuju Perigi. Proyek ini . . .
-
Muharam Ceria Baznas Kalteng, Gubernur Tegaskan Komitmen Lindungi Anak Yatim dan Difabel
Muharam Ceria Baznas Kalteng, Gubernur Tegaskan Komitmen Lindungi Anak Yatim dan Difabel
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan perhatian kepada anak yatim . . .
-
Pemprov Kalteng Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Soroti Kenaikan Harga Pangan dan Pemutakhiran DTSE
Pemprov Kalteng Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Soroti Kenaikan Harga Pangan dan Pemutakhiran DTSE
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar . . .
-
Pemkab Kapuas Matangkan Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
Pemkab Kapuas Matangkan Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Focus Group Discussion . . .

















