- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Efisiensi Anggaran di Tengah Komitmen Pelayanan Pendidikan Kalteng

Keterangan Gambar : Foto Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah saat ini M. Reza Prabowo.
Baca Lainnya :
- Empat Pelaku Pencurian dengan Pemberatan di Kapuas Tengah Berhasil Diringkus Polisi0
- Polres Kapuas Amankan Seorang Wanita Diduga Edarkan Sabu di Kapuas Tengah0
- Seniman Kalteng Menangis, Tuntut Penandatanganan NPHD Dana Hibah 27 Sanggar 20250
- Atasi Defisit Anggaran, Pemprov Kalteng Didesak Maksimalkan Investasi dan Tertibkan Mafia BBM0
- Atasi Defisit Anggaran, Pemprov Kalteng Didesak Maksimalkan Investasi dan Tertibkan Mafia BBM0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) mengambil langkah efisiensi anggaran secara drastis untuk mengamankan program-program strategis seperti sekolah gratis, kuliah gratis, dan digitalisasi pembelajaran. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng menegaskan bahwa pemangkasan anggaran difokuskan pada pengeluaran operasional yang tinggi dan tidak esensial. Langkah penghematan utama adalah dengan mengurangi anggaran perjalanan dinas yang besar dan mengalihkan rapat-rapat yang biasanya diadakan di hotel ke Zoom meeting. Sementara itu, pengawasan terhadap sekolah-sekolah akan dimaksimalkan dengan memanfaatkan peran pengawas yang sudah ada, dibantu sistem internal seperti "Pena Kalteng".
Di bidang kepegawaian, meskipun Dinas Pendidikan memastikan tidak ada tenaga kontrak, ada kemungkinan pengurangan pada tenaga outsourcing. Hal ini dilakukan karena struktur outsourcing yang dianggap terlalu besar dan evaluasi efektivitas serta efisiensinya. Namun, dinas berupaya keras untuk tidak mengurangi tenaga pengajar yang sudah ada, bahkan meniadakan penambahan guru baru untuk sementara waktu.
Untuk mengatasi keterbatasan tenaga pendidik dan memastikan kualitas pembelajaran, Dinas Pendidikan menerapkan solusi digitalisasi pembelajaran melalui konsep sister class virtual. Sistem ini memungkinkan seorang guru mata pelajaran, seperti biologi di Pangkalan Bun, mengajar dua kelas sekaligus: satu di lokasi fisik dan satu kelas lainnya secara virtual di sekolah lain yang kekurangan guru mata pelajaran tersebut.
AJ
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















