- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Merefleksikan Kembali Terkait Bahaya Narkotika Bagi Generasi Muda
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Kader GMNI Kapuas, Monika
potretkalteng.com - KAPUAS - OPINI - Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional, GMNI Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui opini dan narasi yang di sampaikan oleh Sarinah Monika mengingatkan bahwa pentingnya bagi kaum muda untuk mengetahui dampak buruk dari penyalahgunaan zat adiktif narkotika.
Selain dampak negatif dari pergaulan bebas dikalangan anak muda, rentannya peredaran maupun penyalahgunaan narkotika juga mengintai, bukan saja hanya menyasar kaum remaja dan orang dewasa, namun sudah sampai ke anak-anak bahkan balita.
Narkotika merupakan ancaman besar bagi generasi muda bangsa Indonesia, dilihat dari sisi manapun narkoba adalah barang haram yang sangat merugikan baik dari segi kesehatan fisik maupun mental. Sebagian anak muda menganggap mengonsumsi narkotika merupakan sebuah hal trend dan bagi yang enggan memakainya dianggap kurang keren. Pola pikir yang salah semacam ini jangan sampai menjadikan trend di kalangan masyarakat terkhusus kaum generasi muda milenial. Perlu adanya upaya seperti sosialisasi aktif untuk menyadarkan tentang bahaya narkoba.
Baca Lainnya :
- Bawaslu dan DPMD Kapuas Agendakan Fakta Integritas Terkait Netralitas Kades Pada Pileg2024 Mendatang0
- Truck Yang Mengangkut Kayu Log Masuk Jalan Kota Jelas Itu Perbuatan Melawan Hukum0
- Jembatan Penghubung A6 dan A7 Ambruk, Anggota Dewan Kapuas Minta Dinas PUPRKP Segera Perbaiki0
- Warga Pertanyakan Biaya Admin Rp 15.000,- Tagihan PDAM0
- Masyarakat Desa Aruk Pertanyakan Kejelasan Sertifikat Tanah Mereka0
"Bagi yang semula menganggap bahwa mengonsumsi narkoba itu dapat menenangkan, menambah stamina dan lain lain, stop karena hal itu akan merusak sistem syaraf maupun pola pikir menjadi kacau. Penyalahgunaan narkoba sejatinya adalah sebuah tindakan yang melanggar, baik melanggar hukum maupun perintah atau ajaran di dalam agama." Tutur Sarinah Monika yang merupakan salah satu pengurus DPC GMNI Kapuas.(red)
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















