- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Bawaslu dan DPMD Kapuas Agendakan Fakta Integritas Terkait Netralitas Kades Pada Pileg2024 Mendatang
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Kepala Dinas (Kadis) DPMD Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan, pada saat menjadi nara sumber pada acara sosialisasi pengawasan pemilu partisipasi pengembangan pengawasan pemilu melalui media, yang dilaksanakan oleh Bawaslu setempat.
POTRETKALTENG.COM - Kuala Kapuas - Dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) pada tahun 2024 mendatang, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), akan mengagendakan penandatanganan fakta integritas terkait dengan netralitas Kepala Desa (Kades) pada pileg pada tahun 2024 mendatang.
Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) DPMD Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan, pada saat menjadi nara sumber pada acara sosialisasi pengawasan pemilu partisipasi pengembangan pengawasan pemilu melalui media, yang dilaksanakan oleh Bawaslu setempat. Rabu (21/6/2023).
"Ini merupakan hal yang sangat penting, karena mengingat netralitas seorang kades pada pileg tahun 2024 mendatang," Kata Budi, di Kuala Kapuas.
Baca Lainnya :
- Truck Yang Mengangkut Kayu Log Masuk Jalan Kota Jelas Itu Perbuatan Melawan Hukum0
- Jembatan Penghubung A6 dan A7 Ambruk, Anggota Dewan Kapuas Minta Dinas PUPRKP Segera Perbaiki0
- Warga Pertanyakan Biaya Admin Rp 15.000,- Tagihan PDAM0
- Masyarakat Desa Aruk Pertanyakan Kejelasan Sertifikat Tanah Mereka0
- Bawaslu Kapuas dan Media Bersinergi Terkait Tahapan Dalam Pemilu 20240
Menurutnya, apalagi seorang kades merupakan sasaran empuk bagi mereka para Calon Legislatif (Caleg) untuk mendulang suara.
selain itu juga, kades yang berkompetisi pada pileg 2024 mendatang harus mengundurkan diri.
Untuk yang mengundurkan diri namun masa kepemimpinannya masih 4-5 tahun, maka dari Pj Kecamatan harus mempersiapkan Pengganti Antar Waktu (PAW) Kades.
“Sementara Kades yang masa jabatannya tinggal setahun, maka Pj Kecamatan yang melanjutkannya hingga selesai," Pungkasnya. (Red)
Fuad Siddiq
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















