- DPRD Kalteng Pacu Pembahasan Raperda Strategis, Sengketa Lahan Jadi Perhatian
- DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Dorong Regulasi Prioritas 2026 Segera Rampung
- El Nino 2026 Ancam Kalteng, DPRD Ingatkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Karhutla
- DPRD Kalteng dan PUPR Barsel Sepakat Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa Pararapak
- DPRD Kalteng Apresiasi Silaturahmi BKKBN, Dorong Penguatan Sinergi Program Bangga Kencana
- DPRD Kalteng dan BKKBN Perkuat Sinergi Tekan Stunting dan Wujudkan Keluarga Berkualitas
- DPRD Kalteng Soroti Kinerja Bank Kalteng, Dorong Peningkatan Kontribusi bagi Daerah
- Karhutla dan BBM Tak Stabil Beruntun Tekan Warga Barito Utara, Tokoh Adat Minta Pemerintah Turun Tan
- Semarak HUT RI ke-81, DPMPTSP Kapuas Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba
- Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Cegah Konflik Manusia Dengan Satwa di Kapuas
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kapuas, Darwandie
PotretKalteng.com - KUALA KAPUAS - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, H. Darwandie, SH, MH dan Free Buben mengikuti kegiatan lokakarya terkait mitigasi dan reduksi dampak pembangunan jalan lintas terhadap populasi dan habitat orangutan serta satwa liar lainnya di Desa Tumbang Muroi, Tanjung Kalanis, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas di Aula Bappedalitbangda Kuala Kapuas, Kamis (4/5/2023).
“Kami harapkan dengan ada upaya mitigasi ini, maka konflik dengan satwa liar bisa diatasi,” Kata Darwandie, di Kuala Kapuas.
Baca Lainnya :
- Cegah Konflik Manusia Dengan Satwa di Kapuas0
- Pertimbangan Harus Matang Terkait Penggabungan SOPD0
- DPRD Kapuas Apresiasi Jemaah Calon Haji Panitia Pelepasan dan Pemberangkatan0
- DPRD Kapuas Menilai Taman Kota di Kapuas Semrawut0
- DPRD Kapuas Minta Pemerataan Untuk Penyebaran Tenaga Kesehatan0
Menurut wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Basarang, Kapuas Barat dan Mantangai, selain itu kelembagaan adat yang ada di tingkat desa harus diperkuat, agar konflik dengan satwa liar bisa dicegah.
Sehingga ada regulasi dan anggaran yang memungkinkan untuk melakukan pengawasan setiap hari.
“Dengan kondisi yang ada, masyarakat bisa bersahabat dengan satwa yang muncul di lingkungan mereka atau sebaliknya. Asalkan lembaga ini diatur dengan baik,” jelasnya.
Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Kapuas ini, ingin masyarakat tidak kebingungan dalam interaksi atau berbenturan dengan satwa liar yang dilindungi. Termasuk orangutan, karena dampak akses jalan ini dibuka.
“Jadi langkah-langkah mitigasi harus dilakukan dengan baik, dan pelaksanaannya harus dipantau secara terus-menerus,” Pungkas Darwandie. (Red)
Fuad Siddiq
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dan . . .
-
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan . . .
-
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu . . .

















