- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
DPRD Kapuas Menilai Taman Kota di Kapuas Semrawut
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kapuas, Kunanto
Potretkalteng.com - KUALA KAPUAS - Pasca Pemotongan pohon di Taman Kota Kuala Kapuas, atau tepatnya di belakang Stadion Panunjung Tarung jadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas. Pasalnya potongan pohon belum diangkut dan masih dibiarkan di lokasi.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas Kunanto, ST, mengungkapkan, penebangan pohon di Taman Kota belum ada tindaklanjutnya. Potongan pohon masih berserakan. Potongan pohon itu dibiarkan di trotoar berbulan-bulan.
Baca Lainnya :
- DPRD Kapuas Minta Pemerataan Untuk Penyebaran Tenaga Kesehatan0
- Hari Jadi Pendidikan Nasional, Ketua Dewan Kapuas Ingin Kualitas Pendidikan Membaik0
- DPRD Kapuas Minta Pemkab Kapuas Pantau Harga Dan Stock Bahan Pokok 0
- DPRD Kapuas Harapkan Rekomendasi Pansus LKPj 2022 Jadi Perhatian Pemkab Kapuas0
- DPRD Kapuas Apresiasi Kegiatan Hari Jadi Kapuas0
“Kami minta kepada dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan pemotongan pohon di Taman Kota, dan itu ditumpuk bisa merusak trotoar karena beban potongan pohon,” Kata Kunanto, di Kuala Kapuas, Rabu (10/5/2023).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V ini, juga menyesalkan adanya pemotongan pohon di Taman Kota yang merusak kondisi di sana, dan terlihat semrawut. Apalagi sampai saat ini belum juga diberesi, sehingga dibiarkan begitu saja.
“Harusnya diperhitungkan dengan matang, dan diselesaikan dengan baik, tapi bukan dibiarkan begitu saja yang membuat semrawut,” Pungkasnya. (Red)
Fuad Siddiq
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















