- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Pj Bupati Barsel, Deddy Winarwan Miris Liat Gaji Guru Honor di barsel Rp.300 Ribu Perbulan
Tim Redaksi
.jpg)
Keterangan Gambar : Pj Bupati Barsel H.Deddy Winarwan
Potretkalteng.com - BUNTOK - Pj. Bupati Barito Selatan (Barsel) H. Deddy Winarwan mengatakan dari hasil blusukan ke beberapa sekolah mendapatkan fakta yang miris. Dimana guru non ASN hanya digaji Rp. 300 ribu perbulan. Mua makan apa dengan gaji tiga ratus ribu rupiah perbulan.
"Saya tanyakan ke Sekda, berapa anggaran untuk gaji guru non ASN setahun, dan dijawab sekda Rp. 6 milyar. Masih ada ngga saldo yang memungkinkan di APBD Perubahan. Masih ada pa. Saya perintahkan untuk ditambah Rp. 6 milyar lagi. Sehingga jadi Rp. 12 milyar", kata Deddy saat memberikan sambutan pada acara penyerahan SK PPPK guru, Rabu (12/7) di GPU Jaro Pirarahan Buntok.
Baca Lainnya :
- Waspada Rabies, Ketua DPRD Barsel Antisipasi Patut segera Dilakukan0
- Monitor Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, PJ Bupati Barsel Tinjau Plaza Beringin Buntok0
- Banser Barsel Aktif Dalam Kegiatan Keagamaan0
- Polres Barsel Gelar Konferensi Pers Tindak Pidana Pengeroyokan Hingga Korban Tewas0
- Akibat Berseteru Pasca Minum Minuman Keras, Nyawa Pemuda Melayang0
Dengan penambahan tersebut gaji guru non ASN baru naik menjadi Rp. 600 ribu perbulan dinilai masih sangat sedikit, Tapi minimal ada peningkatan dan perhatian dari pemerintah daerah.
"Tolong usulan penambahan gaji guru pada pembahasan APBD Perubahan agar dapat disetujui oleh pimpinan dan anggota dewan yang terhormat"ungkapnya.
Dijelaskan Deddy bahwa Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, hal itu karena mereka mendidik generasi muda kita dari yang tidak bisa menjadi bisa.
"Contoh yang didepan sini, Ibu saya adalah seorang guru SD. Saya bisa menjadi pejabat eselon II di Kementrian Dalam Negeri dan sekarang menjadi Penjabat Bupati, karena didikan guru dan orang tua", ajar Deddy.
Masih kata Dedyy, pekerjaan guru adalah pekerjaan yang mulia dan disertai tanggungjawab yang berat. Guru diminta untuk menyiapkan generasi muda yang unggul, cerdas dan sehat ditambah diminta untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, mengevalusi peserta didik. (Red)
Ijul
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















