- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Waspada Rabies, Ketua DPRD Barsel Antisipasi Patut segera Dilakukan
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : ketua DPRD barsel H.M.Parid Yusran
Potretkalteng.com -BUNTOK- Kasus virus rabies yang belakangan disebut telah terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) membuat semua pihak harus ikut waspada.
Maraknya kabar ini, tentu langkah antisipasi patut dilakukan. Satu di antaranya seperti mengimbau para pemilik hewan untuk segera memvaksinasi binatang peliharaan mereka.
Pemilik hewan peliharaan tentu harus tahu risikonya, dan mereka harus memberikan vaksinasi melalui dinas terkait yang bisa menyediakan vaksinasi tersebut.
Baca Lainnya :
- Monitor Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, PJ Bupati Barsel Tinjau Plaza Beringin Buntok0
- Banser Barsel Aktif Dalam Kegiatan Keagamaan0
- Polres Barsel Gelar Konferensi Pers Tindak Pidana Pengeroyokan Hingga Korban Tewas0
- Akibat Berseteru Pasca Minum Minuman Keras, Nyawa Pemuda Melayang0
- PJ Bupati Barsel Tinjau Posko Darat dan Sungai Pengamanan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1444H 0
Hal ini seperti disampaikan Ketua DPRD Barsel, Farid Yusran. Ia mengatakan, Barsel sudah masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies.
Menurutnya, sudah seharusnya pemilik hewan peliharaan tahu risikonya, dan mereka harus memberikan vaksinasi dengan segera menghubungi dinas terkait.
"Saya berharap ada upaya yang serius dari pemerintah daerah untuk melaksanakan Perda tentang Penanggulangan Rabies. Hewan pembawa rabies seperti anjing, kucing, monyet dan hewan peliharaan yang lainnya," ucap Farid kepada awak media, Rabu (28/6/2023).
Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan agar hewan peliharaan tersebut diberi vaksin rabies, apalagi masyarakat masih banyak yang memelihara hewan tersebut.
Kemudian, lanjutnya, juga wajib diaktifkan lebih intens kegiatan penyuluhan ke masyarakat tentang rabies dan penanganan hewan peliharaan. Hal ini sebagai upaya bersama untuk melindungi masyarakat.
"Juga mengaktifkan penyuluhan ke masyarakat tetang rabies. Selain peran aktif masyarakat, dinas terkait didorong untuk mensosialisasikan pengadaan vaksinasi hewan kepada masyarakat melalui berbagai media," tutup nya.(.Red)
Ijul
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















