Pejabat BIN Kalteng Mengamuk di Kantor Gubernur, Diduga Pukul Satpol PP karena Masalah Parkir

Potret kalteng 24 Jul 2025, 14:20:45 WIB Palangka Raya
Pejabat BIN Kalteng Mengamuk di Kantor Gubernur, Diduga Pukul Satpol PP karena Masalah Parkir

Keterangan Gambar : Keributan di depan kantor gubernur kalimantan tengah





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ketegangan pecah di lingkungan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis pagi, setelah seorang pejabat Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalteng, Kolonel Yudea, diduga mengamuk dan memukul dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


Insiden terjadi usai Kolonel Yudea menghadiri acara resmi di Aula Eka Hapakat, Lantai III kantor tersebut. Ketika keluar dari acara, Yudea ditegur oleh petugas Satpol PP karena memarkirkan kendaraannya di area khusus yang diperuntukkan bagi Gubernur dan Wakil Gubernur. Bukannya menerima arahan, Yudea justru bereaksi keras.


Menurut keterangan dari Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kalteng, Eric Dovico, pemukulan terjadi setelah Satpol PP meminta agar kendaraan milik Kolonel Yudea dipindahkan. “Kalau tidak terima diarahkan, bisa dijelaskan. Enggak usah main tangan. Itu yang mereka tidak terima,” ujar Eric.


Kolonel Yudea sendiri membantah melakukan pemukulan. Namun dalam video yang beredar di lokasi, ia terlihat marah-marah sambil menunjuk-nunjuk petugas, bahkan mengeluarkan ancaman secara terbuka.


 “Kalau ada yang komplain dengan Binda dari sini, silakan datang ke kantor saya, saya tunggu semuanya,” ucapnya lantang.


Yudea juga sempat menantang sejumlah pegawai dan menyebut sedang menjaga “harkat dan marwah BIN.” Dalam momen tersebut, ia berdiri dengan tangan di pinggang sambil menantang, “Siapa tadi yang petantang-petenteng, saya tunggu di BIN. Kalau enggak, saya ambil!”


Eric menegaskan bahwa anggota Satpol PP hanya menjalankan tugas pengamanan dan penertiban lingkungan kantor gubernur. “Mereka punya hak menjaga ketertiban dan area yang memang sudah ditetapkan,” tambahnya.


Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak BIN pusat mengenai tindakan Kolonel Yudea. Namun insiden ini memicu perhatian publik, mengingat tugas BIN yang semestinya menjunjung tinggi profesionalisme dan etika negara.



RH







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment