- BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
- Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
- Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
- Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
- Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026 Disiapkan
- Pemprov Kalteng Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026, Libatkan 54 Peserta Terbaik
- Buka Rakor TEPRA, Wagub Ingatkan Penyerapan Anggaran Bukan Sekadar Kejar Target
- PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
- Kodam Tambun Bungai Siapkan Simulasi Ledakan dan Penutupan Jalan Peringati HUT ke-1
- SMAN 1 Palangka Raya Rayakan HUT ke-67, Luncurkan Buku Antologi Bertema Lingkungan
TBBR Kalteng Soroti Juara Karnaval FBIM yang Dinilai Tak Mewakili Budaya Lokal

Keterangan Gambar : Foto bersama Anggota TBBR
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) kembali digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah. Festival ini seharusnya menjadi wadah untuk menampilkan dan melestarikan budaya lokal, khususnya adat dan tradisi suku Dayak sebagai identitas utama Kalimantan Tengah.
Namun, pelaksanaan karnaval budaya dalam rangkaian FBIM tahun ini menuai kritik tajam. Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kalimantan Tengah menyoroti keputusan panitia yang menetapkan kebudayaan luar sebagai juara umum, alih-alih budaya Dayak.
Baca Lainnya :
- Eksis Kembali, TBBR Kalteng Ikut Andil Meriahkan Festival FBIM Serta Upacara Hari Jadi Kalteng Ke-680
- Antisipasi Karhutla, PT NAL dan Warga Desa Beruta Bentuk Masyarakat Peduli Api0
- Bupati Gumas Serahkan SK CPNS dan Beri Pesan untuk Para Peserta CPNS0
- Dukung Penurunan Stunting, Polres Kapuas Gelar Gebyar Posyandu Presisi 20250
- Penemuan Mayat Operator Pompa di Perkebunan Sawit PT. Global Agung Lestari, Diduga Tenggelam0
Ketua DPD TBBR Kabupaten Katingan, Ellie U. Sujad, menyayangkan hasil penilaian tersebut. Ia menilai keputusan itu berpotensi memadamkan semangat pelestarian budaya lokal yang selama ini diperjuangkan banyak pihak.
“Festival Budaya Isen Mulang itu seharusnya jadi ajang menggali, memelihara, dan melestarikan budaya Dayak. Kalau seperti ini, lebih baik diganti saja namanya jadi ‘Festival Budaya Umum’,” kritik Ellie.
Menurutnya, keikutsertaan budaya luar bukanlah masalah selama mereka hanya berperan sebagai partisipan, bukan peserta yang dinilai. “Bukan kita fanatik, tapi harus tahu tempat dan konteks. Ini kan ajang khusus budaya Dayak. Kalau budaya luar ikut, cukup untuk memeriahkan saja, bukan jadi juara,” tegasnya.
Ketua DPW TBBR Kalteng, Agusta Rachman, S.T., turut angkat bicara. Ia menekankan bahwa kegiatan bertema budaya Dayak seharusnya memiliki konsistensi antara nama, tujuan, dan hasil kegiatan.
“Pemerintah daerah semestinya peka. Karnaval ini mengusung nama Isen Mulang, yang secara makna mengarah pada kebudayaan lokal. Jika juaranya justru bukan budaya lokal, itu menunjukkan ada kesenjangan dan kekeliruan dalam pelaksanaannya,” ujar Agusta.
Ia menambahkan bahwa ini bukan masalah sentimen semata, melainkan persoalan prinsip. “Ini bukan soal perasaan, tapi soal identitas. Kalau pemerintah daerah terus seperti ini, kita perlahan kalah dalam mempertahankan budaya kita sendiri,” tambahnya.
Urbanus, Ketua DPD TBBR Kabupaten Gunung Mas, menyampaikan pendapat serupa. Ia menilai FBIM sebagai kegiatan yang sakral dan seharusnya menjadi ruang khusus untuk menampilkan keunikan budaya Dayak.
“Festival ini bertujuan mengangkat dan melestarikan budaya lokal. Kalau yang ditonjolkan budaya luar, lalu di mana letak penghargaan kita terhadap warisan leluhur?” katanya.
Sekretaris TBBR Kalteng, Daniel Olan, juga mengingatkan agar kejadian seperti ini tidak menjadi hal yang dibiasakan. Ia menyebut bahwa upaya menghargai budaya lain jangan sampai mengorbankan semangat menjaga budaya sendiri.
“Kita khawatir akan ada pembenaran terhadap akulturasi yang berlebihan. Budaya luar boleh hadir, tapi bukan untuk mengaburkan jati diri kita. Pemerintah dan panitia harus lebih selektif dan bijak dalam menentukan konsep dan arah acara,” pungkas Daniel.
TBBR berharap kritik ini dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah daerah dan panitia pelaksana. Ke depan, mereka berharap kegiatan seperti FBIM benar-benar menjadi ruang sakral yang konsisten dalam mengangkat budaya Dayak sebagai identitas utama Kalimantan Tengah.
RH
Berita Utama
-
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
Perkuat Pengawasan Program MBG, BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Sosialisasikan SIPGN Berbasis Digita
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Perkuat Sinergi Program Kerja 2026 Melalui Kunjungan ke Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus penguatan program . . .
-
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
Ketua TP PKK Kapuas Tinjau Pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan di Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, meninjau langsung pelaksanaan pelayanan administrasi . . .
-
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
BGN dan Dinas Pendidikan Kapuas Perkuat Pengawasan Program MBG Melalui Penerapan SIPGN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji . . .
-
PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
PLN Sepakati Hentikan Pemadaman Bergiliran di Barito Selatan Mulai 5 Agustus 2026
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM — Pihak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok akhirnya menandatangani surat pernyataan komitmen untuk menghentikan pemadaman listrik secara . . .

















