- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Modus Ijin Tambang Zirkon, Diduga PT IM Main Belakang Tambang Emas
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : PETA Tampak lokasi adanya pabrik pengolahan zircon yang ter indikasi secara diam-diam menambang emas. Koordinator III P3MPK) Sebut Dinas Terkait di kalteng belum ada terjun ke lapangan
Potretkalteng.com - KUALA KURUN - Terindikasi seperti melakukan tambang pasir puya atau zircon, PT Investasi Mandiri (PT IM) kembali di terpa kabar miring apakah hal tersebut, isu pemecatan karyawan yang kedepan mencuri emas milik perusahan tersebut mencuat di kalangan masyarakat, Namun pihak perusahaan tidak berani melaporkan hal ini kepada pihak berwajib.
Lalu benarkah perusahaan yang posisi pendirian pabrik di desa Tumbang Empas ini masih masuk dalam kawasan Hutan Produksi yang indikasinya sampai sekarang belum secara terbuka manajemen PT Investasi Mandiri mengumumkan legalitas keberadaan pabrik mereka.
Pasalnya belum lama ini pihak Koordinator III Pusat Pengaduan Pelaporan Masyarakat Pencari Keadilan (P3MPK), Nirman, mengatakan kepada media belum lama ini, bahwa pihaknya telah menerima Pengaduan/ Pelaporan dari masyarakat, bahwa indikasi ini karena ada pelaporan masyarakat Perusahan selain tambang pasir zircon juga mengolah penambangan emas juga,selain itu pencemaran juga terjadi di lokasi pertambangan mereka.
Baca Lainnya :
- Gelar Gratieks, Bambang Purwanto Dorong Petani Naik Kelas0
- Masyarakat Pertanyakan Sertifikat Tanah Milik Warga Desa Aruk Yang Belum Juga Terbit0
- Lahan Pertanian di Jawa Terus Berkurang, Bambang Purwanto Usulkan Alternatif Baru0
- Ancaman Krisis Pangan di Depan Mata, Bambang Purwanto Lakukan Antisipasi0
- Pulpis Terus Mengupayakan Penyelesaian Kasus Sengketa Lahan0
Tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut akan perusahan tersebut.
Terpisah sampai berita ini naik tayang per tanggal Selasa 26 September 2023, pihak manajemen PT Investasi Mandiri, melalui perwakilan manajemen, Herbowo, belum sama sekali memberikan jawaban maupun rilis resmi kepada pihak media,pasalnya telepon dan pesan Whatsups ke nomor Handphone yang bersangkutan, sama sekali tidak menjawab pesan yang dikirimkan pihak media.(red)
RT
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















