- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran Hadiri Peresmian Museum dan Galeri IPB Future
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dan Ketua TP PKK Prov. Kalteng berkeliling Museum dan Galeri IPB Future
Potretkalteng.com - Bogor – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran hadiri acara Peresmian Museum dan Galeri IPB Future yang berada di Kawasan Kampus IPB University, Kamis (12/1/2023). Museum dan Galeri IPB Future ini diresmikan oleh Rektor IPB University Arif Satria.
Arif Satria mengatakan museum adalah bangunan yang growing dan berkembang.
“Kita hadirkan Museum dan Galeri IPB Future ini bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi juga untuk merancang masa depan, sehingga nantinya di ujung Museum ini akan ada ruangan IPB Future yang dilengkapi dengan ruangan imajinasi,” ucapnya.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Harapkan Kaum Milenial Bertekad Bangun Ketahanan Pangan Kalteng0
- Gelar Adat Patih Bakula Diberikan Kepada Kapolri Saat Berhadir Dalam HUT Kramat Patih Patinggi0
- Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi Terkait Perkara Pengelolaan Dana Pensiun Pelabuhan dan Pengerukan.0
- Bangga ! Diskominfosantik Kalteng Raih Terbaik III Nasional Anugerah Media Center Tahun 20220
- Mengenal Kuliner Kripik Kelakai, Sajian Gurih Khas Kapuas Kalteng0
Arif Satria menambahkan, ruang imajinasi tersebut sifatnya partisipatif sehingga pengunjung Museum ini bisa melihat sejarah IPB yang dulu dan IPB yang sekarang.
“Pengunjung nantinya akan melihat IPB itu seperti apa, kemudian masuk ruangan imajinasi untuk bermimpi IPB ke depan akan seperti apa, dengan menuliskan mimpinya dalam tiga kalimat,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama Sekretaris IPB University Aceng Hidayat menyatakan Museum ini merupakan tahap awal yang masih perlu dikembangkan ke depannya.
“Kami ingin menyiapkan digitalisasi yang menjadi solusi ke depannya, sehingga setiap fakultas memiliki Museum digitalnya masing-masing. Museum ini juga dalam pemeliharaannya harus ekstra sehingga nanti kami akan mempersiapkan kurator yang akan memeriksa dan menjaga kualitas dari Museum itu sendiri,” imbuhnya.
Mmckalteng
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















