- PUPR Kalteng Pastikan Peningkatan Jalan Alternatif Palangka Raya - Muara Teweh Terlaksana Tahun Ini
- HUT Bhayangkara Ke-80, Gubernur Kalteng Buka Kejuaraan Catur Kapolda Cup 2026
- Kuasa Hukum Dr. Tari Budayanti Siapkan Banding Administratif Terkait Pemilihan Rektor UPR
- Polres Kapuas Ungkap Kasus Curanmor di Hotel Roos, Terduga Pelaku Ditangkap di Banjar
- Mandek Empat Minggu, Keluhan Banjir Jalan Pendreh Akhirnya Direspons BPJN Usai Dikawal DPRD
- Suarakan Keluhan Banjir Jalan Pendreh, DPRD Barito Utara dan Sapma PP Kalteng Dorong Solusi ke BPJN
- Plt Direktur RSDDS Ajak Seluruh Jajaran Wujudkan Rumah Sakit yang Lebih Baik
- Pemprov Kalteng Bahas Lanjutan Skim Kredit UMKM HAGUET
- PENGAJIAN MUSLIMAH SAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1448 H DI ISTANA ISEN MULANG
- Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara
1,5 Tahun Kepemimpinan Prabowo : Rupiah Tembus 17.400/USD, Rakyat Terhimpit ?

Keterangan Gambar : Ilustrasi
Baca Lainnya :
- Inflasi Kalteng April 2026 Tembus 3,66 Persen, Harga Kebutuhan Terus Naik0
- Genjot Infrastruktur, PUPR Kalteng Percepat Pengadaan Barang dan Jasa0
- BPSDM Kalteng Dorong Peningkatan Kualitas Pelatihan dan Disiplin Kerja ASN0
- Prioritaskan Akses Pesisir, Pemkab Kapuas Fokus Benahi Jalan Basarang Guna Operasionalkan Batanjung0
- Serikat Petani Tambak Gorontalo Protes Tindakan TNI AL di Tanjung Panjang, Berencana Lapor ke POM AL0
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Genap satu setengah tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, janji kemandirian ekonomi dinilai masih jauh dari kenyataan. Analisis tajam dari pengamat ekonomi, Erizeli Jely Bandaro, menyoroti realitas pahit di mana Indonesia kini berada dalam posisi "tersandera" oleh rantai pasok global akibat ketergantungan impor yang kronis.
Struktur Ekonomi yang Rapuh
Erizeli mengungkapkan bahwa fondasi industri nasional saat ini berdiri di atas pasir. Data menunjukkan sekitar 70% hingga 90% bahan baku di sektor-sektor kunci seperti kimia dasar, farmasi, dan petrokimia masih dipasok dari luar negeri.
"Kita bukan sekadar pengguna impor, melainkan sandera. Selama 1,5 tahun ini, tidak ada perbaikan berarti. Struktur industri kita terkunci secara sistemik dalam ketergantungan eksternal," tegas Erizeli dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
Kritik keras juga diarahkan pada kegagalan pemerintah dalam memitigasi dampak pelemahan Rupiah. Meski segelintir eksportir sumber daya alam menikmati keuntungan, sektor padat karya justru mengalami pendarahan hebat.
Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan adalah:
-Ledakan Biaya Produksi: Industri tekstil dan makanan-minuman tercekik biaya bahan baku impor yang melambung akibat depresiasi Rupiah.
-Fenomena Imported Inflation: Harga barang di pasar domestik naik di saat daya beli masyarakat justru sedang merosot tajam.
-Badai PHK: Tekanan margin keuntungan memaksa pelaku usaha melakukan efisiensi ekstrem melalui pemutusan hubungan kerja massal.
Bukan Narasi Populis Erizeli menilai pemerintah cenderung menutupi kerapuhan struktural ini dengan narasi optimisme yang bersifat populis. Alih-alih menyentuh akar masalah, pemerintah dianggap hanya sibuk menjaga citra bahwa ekonomi tetap kuat.
"Yang melemah bukan hanya nilai tukar Rupiah, tetapi juga fondasi ekonomi kita sebagai bangsa. Rasa putus asa (hopeless) mulai menyelimuti pelaku usaha karena tanda-tanda menuju 'Indonesia Gelap' semakin nyata," pungkasnya.
Kondisi ini diperparah dengan defisit APBN yang kian menganga akibat menurunnya setoran pajak dari sektor industri. Alhasil, pemerintah terjebak dalam siklus utang baru untuk menutup lubang fiskal, yang pada akhirnya kembali menekan nilai tukar mata uang nasional.
Hingga saat ini, publik masih menanti langkah terobosan dari kabinet ekonomi Prabowo untuk memutus rantai ketergantungan impor ini sebelum industri manufaktur nasional benar-benar tumbang.
Sumber : Repelita
Berita Utama
-
PUPR Kalteng Pastikan Peningkatan Jalan Alternatif Palangka Raya - Muara Teweh Terlaksana Tahun Ini
PUPR Kalteng Pastikan Peningkatan Jalan Alternatif Palangka Raya - Muara Teweh Terlaksana Tahun Ini
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 . . .
-
Kuasa Hukum Dr. Tari Budayanti Siapkan Banding Administratif Terkait Pemilihan Rektor UPR
Kuasa Hukum Dr. Tari Budayanti Siapkan Banding Administratif Terkait Pemilihan Rektor UPR
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum Dr. Tari Budayanti Usop, S.T., M.T., menyatakan akan menempuh langkah banding administratif terkait hasil verifikasi . . .
-
HUT Bhayangkara Ke-80, Gubernur Kalteng Buka Kejuaraan Catur Kapolda Cup 2026
HUT Bhayangkara Ke-80, Gubernur Kalteng Buka Kejuaraan Catur Kapolda Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran secara resmi membuka Kejuaraan Catur Kapolda Cup Tahun 2026 yang digelar . . .
-
DPRD Barito Utara Desak Balai Jalan Nasional Segera Benahi Banjir di Jalan Pendreh
DPRD Barito Utara Desak Balai Jalan Nasional Segera Benahi Banjir di Jalan Pendreh
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Warga di sekitar Jalan Pendreh, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, mengeluhkan kondisi ruas jalan yang kerap terendam banjir setiap . . .
-
Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara
Satresnarkoba Polres Kapuas Perkuat Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Satresnarkoba Polres Kapuas melakukan pengecekan Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten . . .






.jpg)










