- Fraksi-Fraksi DPRD Palangka Raya Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Bencana
- Raperda Pengurangan Risiko Bencana Kembali Dibahas DPRD Palangka Raya
- Jawaban Wali Kota atas Pandangan Fraksi Jadi Agenda Rapur DPRD
- DPRD Palangka Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Jawaban Wali Kota
- Pasar Ramadan Diharapkan Jadi Sarana Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat
- DPRD Palangka Raya Minta Pengawasan Pasar Ramadan Diperkuat
- Ketua DPRD Dorong Pemerintah Jaga Ketertiban Pasar Ramadan di Palangka Raya
- Raperda Pengurangan Risiko Bencana Masuki Tahap Pembahasan Pansus DPRD
- DPRD Palangka Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Raperda Pengurangan Risiko Bencana
- Raperda Penanggulangan Kemiskinan Disetujui dalam Rapur DPRD Palangka Raya
Prioritaskan Akses Pesisir, Pemkab Kapuas Fokus Benahi Jalan Basarang Guna Operasionalkan Batanjung

Keterangan Gambar : Foto coffee night Bupati Kapuas, HM Wiyatno, bersama awak media
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Kelanjutan pengembangan Pelabuhan Batanjung menjadi topik utama dalam agenda coffee night Bupati Kapuas, HM Wiyatno, bersama awak media pada Senin (4/5). Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan bahwa keberlanjutan proyek pelabuhan tersebut sangat bergantung pada percepatan penanganan infrastruktur jalan penghubung. Tanpa dukungan akses darat yang memadai, fasilitas pelabuhan dinilai tidak akan pernah bisa berfungsi secara optimal untuk mendukung aktivitas logistik dan ekonomi daerah.
Baca Lainnya :
- Serikat Petani Tambak Gorontalo Protes Tindakan TNI AL di Tanjung Panjang, Berencana Lapor ke POM AL0
- Menakar Marwah Hukum Pidana: Transformasi Pilar Keadilan di Era Transisi0
- Targetkan 2028 Fungsional, Bupati Kapuas Kebut Konektivitas Jalan Pesisir Hingga Pedalaman0
- Kasus Dugaan HPK di Sukamara, SEMMI Kalteng Desak KLH RI Audit Oknum Bupati0
- BBM Kembali Naik, Dexlite Tembus 26.600/Liter0
Bupati Kapuas HM Wiyatno menekankan bahwa pembangunan ruas jalan dari Basarang menuju Batanjung kini telah ditetapkan sebagai prioritas utama pemerintah daerah. Ia menyatakan bahwa penanganan jalan harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum menagih kelanjutan pembangunan fisik pelabuhan kepada pihak terkait. “Batanjung tidak akan dibangun kalau jalan tidak ditangani. Kalau jalan sudah ditangani dan selesai, itu yang akan kita tagih,” tegas Wiyatno di hadapan para wartawan.
Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah akan segera melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat untuk mempercepat pengerjaan jalan tersebut. Konektivitas yang kuat dari wilayah pesisir hingga hulu dianggap sebagai faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh di Kabupaten Kapuas. Sinergitas antar-tingkat pemerintahan diharapkan dapat mempercepat alokasi anggaran dan pelaksanaan teknis di lapangan agar target fungsionalitas jalan segera tercapai.
Selain untuk kepentingan pelabuhan, peningkatan infrastruktur jalan ini diyakini akan membawa dampak positif yang besar terhadap sektor pertanian lokal. Terbukanya akses transportasi akan memudahkan masyarakat dalam menjangkau dan mengelola lahan-lahan produktif yang selama ini terisolasi. “Peningkatan infrastruktur dari pesisir sampai hulu akan membuka akses pertanian. Yang tadinya belum ada jalan, dengan adanya jalan bisa membuka lahan,” ujar HM Wiyatno menjelaskan manfaat ganda dari proyek tersebut.
Sejalan dengan visi tersebut, Sekretaris Daerah Kapuas, Dr. Usis I Sangkai, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan Program Pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP). Program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan nasional serta memastikan lahan pertanian yang ada tetap dipertahankan dan tidak dialihfungsikan ke sektor lain. Keberadaan jalan Basarang-Batanjung nantinya akan menjadi urat nadi utama dalam mendistribusikan hasil pangan dari sentra produksi menuju pasar atau pelabuhan.
Pemerintah Kabupaten Kapuas juga merencanakan pembukaan lahan pertanian baru seluas 5.000 hektare di masa depan sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sektor pangan daerah. Langkah ini diambil untuk mensinkronkan program daerah dengan agenda strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan kedaulatan pangan. “Ini komitmen kami untuk mewujudkan ketahanan pangan, sejalan dengan program pemerintah pusat,” ujar Usis I Sangkai menutup penjelasannya mengenai integrasi pembangunan infrastruktur dan pangan di Kapuas.
Her
Berita Utama
-
Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru, Ayah Korban Justru Dilaporkan ke Polisi
Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru, Ayah Korban Justru Dilaporkan ke Polisi
BANJARBARU, POTRETKALTENG.COM – Kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa SMP di Banjarbaru, Kalimantan Selatan menjadi perhatian publik setelah ayah korban . . .
-
Pesona Eksotik Budaya Dayak Memukau di Festival Budaya Isen Mulang 2026
Pesona Eksotik Budaya Dayak Memukau di Festival Budaya Isen Mulang 2026
PALANGKA RAYA, POTRET KALTENG.COM– Suasana di Bundaran Talawang, Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya. Ribuan warga tumpah ruah . . .
-
Meriah! Gubernur Agustiar Sabran Buka FBIM 2026
Meriah! Gubernur Agustiar Sabran Buka FBIM 2026
PALANGKA RAYA, POTRERKALTENG.COM– Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran didampingi Ketua TP-PKK, Aisyah Thisia Agustiar Sabran secara resmi membuka Festival . . .
-
Gubernur Agustiar Sabran Buka Kejurnas Adventure Offroad Putaran II di Tangkiling
Gubernur Agustiar Sabran Buka Kejurnas Adventure Offroad Putaran II di Tangkiling
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara resmi membuka . . .
-
PDI Perjuangan Kapuas Gelar Musancab dan Kukuhkan Pengurus PAC
PDI Perjuangan Kapuas Gelar Musancab dan Kukuhkan Pengurus PAC
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sekaligus pelantikan pengurus . . .

















