- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Tidak Terima Karena Putus Cinta, Seorang Pemuda Nekat Posting Foto Pornografi
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Cak Sam ketika memberikan masukan kepada pemuda
potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Perbuatan tidak terpuji ini tidak patut untuk dicontoh. Gara-gara diputuskan cintanya, seorang pemuda sebut saja Kumbang (27) mengunggah foto mantan pacarnya yang mengandung unsur pornografi di media sosial.
Sontak saja, Bunga (24) nama samaran tidak terima foto tanpa busananya diunggah di media sosial. Lalu mengadu ke Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng H. Shamsudin, S.HI., M.H atau kerap disapa Cak Sam, Jumat (30/6/2023) siang.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.I.K., M.Si mengungkapkan, pihaknya sudah menyarankan kepada korban agar dilaporkan untuk diproses hukum, namun korban tidak mau.
Baca Lainnya :
- Maknai Idul Adha Dengan Berbagi, PKS Kalteng dan Dikki Akhmar Kobarkan Semangat Persatuan0
- Dikki Akhmar: Pesan Romantis Idul Adha Tentang Sebuah Pengorbanan dan Harapan0
- Agustiar Sabran Serahkan Bantuan Kurban 3 Sapi Limosin Seberat 1 Ton0
- Diskusi Akal Sehat Rocky Gerung Batal, Pria Ini Jadi Sosok Yang Ditakuti dan Dijaga0
- Viral Anak Diusir Oleh Ibu Tiri Dari Rumahnya Sendiri dan Di Tuduh Maling0
"Selanjutnya Cak Sam memanggil pelaku untuk dimediasi dengan korban. Lalu diberikan edukasi dan pembinaan agar bijak bermedia sosial serta tidak mengulangi perbuatannya," jelas Erlan.
Pelaku yang bekerja di perusahaan sawit tersebut, mengaku sangat menyesal dan meminta maaf kepada korban serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.
"Korban kemudian memaafkan pelaku dengan syarat tidak mengulangi lagi perbuatannya dan menghapus semua foto-foto korban. Kalau pelaku mengulangi perbuatannya maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tambahnya.
Kabidhumas pada kesempatan ini mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak menyebarkan foto atau video pornografi karena itu melanggar Undang-Undang ITE (informasi dan transaksi elektronik).
"Setop tanpa busana di depan kamera," pungkasnya.(red)
HT
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















