- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Viral Anak Diusir Oleh Ibu Tiri Dari Rumahnya Sendiri dan Di Tuduh Maling
Tim Redaksi
1.jpeg)
Keterangan Gambar : Illustrasi Bentrok Orang Tua
potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Viral anak diusir oleh ibu tirinya sendiri dan dianggap maling, beberapa potongan video yang di up dengan durasi masing masing 1 menit 30 detik menjelaskan bahwa sang anak dalam videonya diusir dan barang barangnya di buang dari rumah yang dibangun oleh almarhum mediang ayahnya kandungnya beberapa tahun lalu.
ML (Inisial) seorang anak yang merekam perbuatan ibu tiri nya yang membuang semua barang barang dari dalam rumah dan di tuduh sebagai maling mengatakan bahwa rumah tersebut di dalam putusan pengadilan beberapa waktu lalu menyatakan bahwa kedua belah pihak sama sama memiliki hak.
Dalam video tersebut juga menampilkan bahwa Ibu Tiri tersebut menuduh ML sebagai pencuri di rumah tersebut sambil membuang semua barang barang milik ML yang ada dirumah tersebut.
Baca Lainnya :
- 11 Tahun Dedikasi LSR LPMT Kalteng Hadirkan Sejuta Senyum Untuk Masyarakat Yang Membutuhkan0
- Mahasiswa Fakultas Hukum UPR ikuti National University Debating Championship NUDC 20230
- Selain Ditutup PT BMB Yang Diduga Cemari Lingkungan Semestinya Dijatuhkan Sanksi Adat0
- Bawaslu Kalteng Anugrahkan JDIH Awards Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah 0
- Gara Gara Baju, Gadis Ini Dipukul 2 Wanita Usai Hadiri Ulang Tahun0

Foto orang tua ML (sensor)
"Saya heran kenapa saya diusir dari rumah tersebut padahal di rumah tersebut dibangun oleh almarhum ayah saya dan dalam putusan pengadilan pun sudah jelas bahwa semuanya sama sama memiliki hak di dalamnya". Tutur ML saat dihubungi melalui via WhatsApp.
Padahal perlu diketahui, bahwa sebenarnya harta rumah tersebut sudah ada tertuang dalam putusan pengadilan yang menyatakan dimiliki bersama.(red)
Niel Olan
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















