- 6 Pejabat Utama dan 5 Kapolres Jajaran Polda Kalteng Dimutasi, Ini Daftarnya
- Agustiar Sabran Reshuffle Delapan Pejabat Eselon II
- Nahkodai Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari Fokus Benahi Internal
- Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng
- Sudarsono Soroti Kesiapan SDM dan Manajemen Koperasi Desa Merah Putih
- Ansyari Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram, DPRD Kalteng Akan Koordinasi dengan Disdag dan Pertamina
- Pemprov Kalteng Sambut Kunjungan Panja DPR RI Bahas RUU Kabupaten/Kota
- Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Pemprov Kalteng Serahkan Raperda APBD 2025
- Pendapatan Daerah Baru 32 Persen, DPRD Kalteng Pertanyakan Kinerja Pengelolaan PAD
- Kajian Jalur Kereta Api Palangka Raya–Banjarmasin Rampung, Disiapkan Terhubung ke IKN
Targetkan 2028 Fungsional, Bupati Kapuas Kebut Konektivitas Jalan Pesisir Hingga Pedalaman

Keterangan Gambar : Foto Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, S.P.
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memacu pembangunan infrastruktur jalan lintas kecamatan guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Bupati Kapuas menyatakan optimismenya bahwa ruas jalan panjang yang menghubungkan Batanjung, Kuala Kapuas, Mantangai, Timpah, Pujon, Pasak Talawang, Sei Hanyo, hingga Sei Pinang akan fungsional sepenuhnya pada tahun 2028 mendatang. Langkah strategis ini diambil untuk mengakhiri ketergantungan akses masyarakat yang selama ini sering kali harus melintasi wilayah kabupaten tetangga untuk mencapai tujuan di dalam wilayah Kapuas sendiri.
Baca Lainnya :
- Kasus Dugaan HPK di Sukamara, SEMMI Kalteng Desak KLH RI Audit Oknum Bupati0
- BBM Kembali Naik, Dexlite Tembus 26.600/Liter0
- Pengamat Hukum Desak Polda Kalteng Segera Tindak Lanjuti Kasus Tewasnya Pekerja Tambang Ilegal di Ka0
- Pembaruan Paradigma: Menakar Wajah Baru Sistem Peradilan Pidana Anak dalam KUHAP 20/20250
- Peringati Hardiknas 2026, Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan SIP Pintar Juara dan Sarpras Sekolah0
Fokus pembangunan infrastruktur ini telah dimulai sejak tahun pertama kepemimpinan Bupati dengan menitikberatkan pada penataan kota dan peningkatan akses jalan penghubung. Pada tahun 2025, pemerintah daerah telah melaksanakan pelebaran jalan perkotaan serta penataan lampu penerangan sebagai fondasi percepatan. Memasuki tahun 2026, agenda utama adalah penyelesaian ruas jalan yang sudah dikerjakan, pembukaan jalur baru menuju Mandomai, serta penyelesaian badan jalan menuju Batanjung termasuk proyek Water Front City dan perluasan kota.
Bupati Kapuas mengakui bahwa selama ini muncul rasa enggan saat harus berkunjung ke wilayah hulu namun harus memutar melewati Kabupaten Pulang Pisau, Palangka Raya, hingga Gunung Mas. Kondisi geografis yang belum terkoneksi dengan baik tersebut menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan jalur utama menuju pedalaman. “Kalau seluruh kecamatan sudah terkoneksi dari pesisir sampai pedalaman, tentu kita akan jauh lebih mudah dan bangga,” ujar Bupati Kapuas menegaskan urgensi proyek tersebut.
Rencana pembangunan berlanjut pada tahun 2027 dengan target penyelesaian 35 titik box culvert dan jembatan, serta penuntasan jalur menuju Pasak Talawang. Jika jalur ini berhasil difungsionalkan pada 2028, waktu tempuh perjalanan diperkirakan akan terpangkas hingga 50 persen dibandingkan rute konvensional yang ada saat ini. Keberadaan jalan ini diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah pedalaman serta menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kapuas.
Pemerintah daerah juga memastikan bahwa besarnya anggaran infrastruktur ini tidak akan mengganggu stabilitas program prioritas lainnya. Anggaran untuk belanja pegawai, kegiatan perangkat daerah, hingga program bantuan Rp1 miliar satu desa dipastikan tetap berjalan aman karena sudah melalui penghitungan yang matang. “Pembangunan ruas jalan tersebut dipastikan tidak mengganggu program Rp1 miliar satu desa maupun belanja pegawai. Secara anggaran dan SDM, kita mampu,” ujar Bupati meyakinkan publik mengenai ketersediaan sumber daya.
Selain fokus pada infrastruktur darat, Pemkab Kapuas juga akan melakukan sinergi dengan pemerintah pusat untuk pengembangan sektor pendukung lainnya. Bidang pertanian, transmigrasi, ketahanan pangan, perikanan, serta pendidikan akan dikembangkan secara paralel melalui skema sharing program. Dengan visi konektivitas pesisir hingga pedalaman yang tuntas pada 2028, Kabupaten Kapuas bersiap menyongsong era baru pembangunan yang mandiri dan tidak lagi bergantung pada akses wilayah kabupaten lain di sekitarnya.
Her
Berita Utama
-
Ansyari Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram, DPRD Kalteng Akan Koordinasi dengan Disdag dan Pertamina
Ansyari Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram, DPRD Kalteng Akan Koordinasi dengan Disdag dan Pertamina
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Ansyari, menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi terkait isu kelangkaan LPG 3 kilogram . . .
-
Sudarsono Soroti Kesiapan SDM dan Manajemen Koperasi Desa Merah Putih
Sudarsono Soroti Kesiapan SDM dan Manajemen Koperasi Desa Merah Putih
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Sudarsono, S.H., M.A.P., menilai keberhasilan Program Koperasi Desa Merah Putih tidak . . .
-
Nahkodai Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari Fokus Benahi Internal
Nahkodai Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari Fokus Benahi Internal
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari, . . .
-
Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng
Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah yang baru dilantik, Suyuti Syamsul, menyatakan siap . . .
-
Agustiar Sabran Reshuffle Delapan Pejabat Eselon II
Agustiar Sabran Reshuffle Delapan Pejabat Eselon II
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di . . .

















