- Fraksi-Fraksi DPRD Palangka Raya Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Bencana
- Raperda Pengurangan Risiko Bencana Kembali Dibahas DPRD Palangka Raya
- Jawaban Wali Kota atas Pandangan Fraksi Jadi Agenda Rapur DPRD
- DPRD Palangka Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Jawaban Wali Kota
- Pasar Ramadan Diharapkan Jadi Sarana Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat
- DPRD Palangka Raya Minta Pengawasan Pasar Ramadan Diperkuat
- Ketua DPRD Dorong Pemerintah Jaga Ketertiban Pasar Ramadan di Palangka Raya
- Raperda Pengurangan Risiko Bencana Masuki Tahap Pembahasan Pansus DPRD
- DPRD Palangka Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Raperda Pengurangan Risiko Bencana
- Raperda Penanggulangan Kemiskinan Disetujui dalam Rapur DPRD Palangka Raya
Targetkan 2028 Fungsional, Bupati Kapuas Kebut Konektivitas Jalan Pesisir Hingga Pedalaman

Keterangan Gambar : Foto Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, S.P.
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memacu pembangunan infrastruktur jalan lintas kecamatan guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Bupati Kapuas menyatakan optimismenya bahwa ruas jalan panjang yang menghubungkan Batanjung, Kuala Kapuas, Mantangai, Timpah, Pujon, Pasak Talawang, Sei Hanyo, hingga Sei Pinang akan fungsional sepenuhnya pada tahun 2028 mendatang. Langkah strategis ini diambil untuk mengakhiri ketergantungan akses masyarakat yang selama ini sering kali harus melintasi wilayah kabupaten tetangga untuk mencapai tujuan di dalam wilayah Kapuas sendiri.
Baca Lainnya :
- Kasus Dugaan HPK di Sukamara, SEMMI Kalteng Desak KLH RI Audit Oknum Bupati0
- BBM Kembali Naik, Dexlite Tembus 26.600/Liter0
- Pengamat Hukum Desak Polda Kalteng Segera Tindak Lanjuti Kasus Tewasnya Pekerja Tambang Ilegal di Ka0
- Pembaruan Paradigma: Menakar Wajah Baru Sistem Peradilan Pidana Anak dalam KUHAP 20/20250
- Peringati Hardiknas 2026, Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan SIP Pintar Juara dan Sarpras Sekolah0
Fokus pembangunan infrastruktur ini telah dimulai sejak tahun pertama kepemimpinan Bupati dengan menitikberatkan pada penataan kota dan peningkatan akses jalan penghubung. Pada tahun 2025, pemerintah daerah telah melaksanakan pelebaran jalan perkotaan serta penataan lampu penerangan sebagai fondasi percepatan. Memasuki tahun 2026, agenda utama adalah penyelesaian ruas jalan yang sudah dikerjakan, pembukaan jalur baru menuju Mandomai, serta penyelesaian badan jalan menuju Batanjung termasuk proyek Water Front City dan perluasan kota.
Bupati Kapuas mengakui bahwa selama ini muncul rasa enggan saat harus berkunjung ke wilayah hulu namun harus memutar melewati Kabupaten Pulang Pisau, Palangka Raya, hingga Gunung Mas. Kondisi geografis yang belum terkoneksi dengan baik tersebut menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan jalur utama menuju pedalaman. “Kalau seluruh kecamatan sudah terkoneksi dari pesisir sampai pedalaman, tentu kita akan jauh lebih mudah dan bangga,” ujar Bupati Kapuas menegaskan urgensi proyek tersebut.
Rencana pembangunan berlanjut pada tahun 2027 dengan target penyelesaian 35 titik box culvert dan jembatan, serta penuntasan jalur menuju Pasak Talawang. Jika jalur ini berhasil difungsionalkan pada 2028, waktu tempuh perjalanan diperkirakan akan terpangkas hingga 50 persen dibandingkan rute konvensional yang ada saat ini. Keberadaan jalan ini diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah pedalaman serta menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kapuas.
Pemerintah daerah juga memastikan bahwa besarnya anggaran infrastruktur ini tidak akan mengganggu stabilitas program prioritas lainnya. Anggaran untuk belanja pegawai, kegiatan perangkat daerah, hingga program bantuan Rp1 miliar satu desa dipastikan tetap berjalan aman karena sudah melalui penghitungan yang matang. “Pembangunan ruas jalan tersebut dipastikan tidak mengganggu program Rp1 miliar satu desa maupun belanja pegawai. Secara anggaran dan SDM, kita mampu,” ujar Bupati meyakinkan publik mengenai ketersediaan sumber daya.
Selain fokus pada infrastruktur darat, Pemkab Kapuas juga akan melakukan sinergi dengan pemerintah pusat untuk pengembangan sektor pendukung lainnya. Bidang pertanian, transmigrasi, ketahanan pangan, perikanan, serta pendidikan akan dikembangkan secara paralel melalui skema sharing program. Dengan visi konektivitas pesisir hingga pedalaman yang tuntas pada 2028, Kabupaten Kapuas bersiap menyongsong era baru pembangunan yang mandiri dan tidak lagi bergantung pada akses wilayah kabupaten lain di sekitarnya.
Her
Berita Utama
-
Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru, Ayah Korban Justru Dilaporkan ke Polisi
Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru, Ayah Korban Justru Dilaporkan ke Polisi
BANJARBARU, POTRETKALTENG.COM – Kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa SMP di Banjarbaru, Kalimantan Selatan menjadi perhatian publik setelah ayah korban . . .
-
Pesona Eksotik Budaya Dayak Memukau di Festival Budaya Isen Mulang 2026
Pesona Eksotik Budaya Dayak Memukau di Festival Budaya Isen Mulang 2026
PALANGKA RAYA, POTRET KALTENG.COM– Suasana di Bundaran Talawang, Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya. Ribuan warga tumpah ruah . . .
-
Meriah! Gubernur Agustiar Sabran Buka FBIM 2026
Meriah! Gubernur Agustiar Sabran Buka FBIM 2026
PALANGKA RAYA, POTRERKALTENG.COM– Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran didampingi Ketua TP-PKK, Aisyah Thisia Agustiar Sabran secara resmi membuka Festival . . .
-
Gubernur Agustiar Sabran Buka Kejurnas Adventure Offroad Putaran II di Tangkiling
Gubernur Agustiar Sabran Buka Kejurnas Adventure Offroad Putaran II di Tangkiling
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara resmi membuka . . .
-
PDI Perjuangan Kapuas Gelar Musancab dan Kukuhkan Pengurus PAC
PDI Perjuangan Kapuas Gelar Musancab dan Kukuhkan Pengurus PAC
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sekaligus pelantikan pengurus . . .

















