Soroti Antrean BBM, Gubernur Agustiar: Kami Sedang Mencari Solusi

Potret kalteng 07 Mei 2026, 17:43:17 WIB PEMPROV KALTENG
Soroti Antrean BBM, Gubernur Agustiar: Kami Sedang Mencari Solusi

Keterangan Gambar : Gubernur Agustiar Sabran. (Foto:Yariyanto)





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, angkat bicara terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Kalteng dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Provinsi saat ini tengah memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.


“Nah ini kami lagi memanggil pihak-pihak terkait ya, harusnya itu seperti himbauan-himbauan dari wali kota, harusnya itu tidak ada,” ujar Agustiar kepada awak media, Kamis (7/5/2026).



Menurutnya, berdasarkan penjelasan dari Pertamina, stok BBM di Kalimantan Tengah sebenarnya masih mencukupi. Karena itu, antrean panjang dinilai tidak seharusnya terjadi.


“Harusnya kalaupun melihat dari Pertamina, walaupun normatif jawabannya stok untuk Kalimantan Tengah itu cukup, harusnya tidak terjadi antrean seperti ini,” katanya.

Pemprov Kalteng juga meminta agar distribusi BBM di lapangan lebih memprioritaskan masyarakat pengguna BBM subsidi, khususnya pada jam-jam pagi hingga siang hari.


“Kami meminta kepada Pertamina, kalau dari pagi itu dilayani dulu yang subsidi, masyarakat luas dulu, baru yang industri dari sore sampai malam,” tegasnya.


Agustiar menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi di lapangan bersama instansi terkait.


“Ini kami lagi melihat, memonitor itu ya,” ujarnya.


Terkait langkah koordinasi, ia menyebut pembahasan akan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengingat persoalan ini bersifat luas dan berdampak ke berbagai sektor.


“Ya tentunya kami harus berkoordinasi dengan Forkopimda, karena saya lihat ini menyeluruh,” katanya.


Ia juga menilai fenomena antrean BBM tidak hanya terjadi di Kalimantan Tengah, melainkan juga di sejumlah daerah lain yang dipengaruhi kondisi global.


“Tapi bukan hanya tempat kita ini saja yang antri begini, sama saja di mana pun. Karena ini situasi global,” ujarnya.


Di akhir keterangannya, Gubernur mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.


“Dimohon tenang, yang subsidi masih seharusnya mencukupi,” pungkasnya.(Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment