- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Resmob Polres Kapuas Ringkus Pelaku Curat, Terungkap Puluhan Kasus Curanmor

Keterangan Gambar : Foto bersama tersangka
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama jajaran kepolisian gabungan berhasil menangkap seorang remaja berinisial DR (17) yang diduga kuat sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat). Pelaku ditangkap saat berada di sebuah konter ponsel di Jalan Kutilang Induk, Palangka Raya, Jumat (19/9/2025) sore.
Baca Lainnya :
- Prof. Andrie Elia Embang Nahkodai Percasi Kalimantan Tengah Periode 2025–20300
- BKKBN Kalteng Perkuat Sinergi dengan Media Lewat BISA BANGET0
- Geram ! Gubernur Kalteng Minta Perwakilan Non-Direktur Keluar Ruangan 0
- Tuntut Pengembalian 77 Bidang Tanah, 49 Warga Desa Terusan Baguntan Raya Gugat PT SYK 0
- PWI Kapuas Sambangi MAN, Kenalkan Dunia Jurnalistik ke Pelajar0
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut laporan korban bernama Ahmad Marjuki, warga Desa Basuta Raya, Kecamatan Kapuas Barat, yang kehilangan sepeda motor Honda Blade, handphone, modem, serta bahan bakar di warung milik keluarganya pada Rabu (17/9/2025) dini hari. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sepeda motor Honda Blade bernopol DA 2106 SN beserta STNK dan BPKB, handphone Vivo, modem Huawei, serta kotak handphone. Hasil pemeriksaan sementara mengungkap, pelaku kerap menjual hasil curiannya melalui media sosial maupun jaringan penadah.
Tak hanya kasus di Kapuas, remaja ini juga terlibat dalam puluhan kasus pencurian motor (curanmor) di wilayah Palangka Raya dan Kapuas. Dari hasil penyidikan, setidaknya tercatat lebih dari 30 unit motor berbagai merek telah dicuri dan dijual ke luar daerah, mulai dari Barito hingga Banjarbaru, dengan harga bervariasi antara Rp700 ribu hingga Rp7 juta.
Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Rizki Atmaka Rahadi, membenarkan pengungkapan kasus ini. “Pelaku masih remaja, namun sudah berulang kali melakukan pencurian di dua wilayah hukum. Saat ini kami masih kembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan dan penadah yang terlibat,” ujarnya.
Heryadi
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















