- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Prof. Andrie Elia Embang Nahkodai Percasi Kalimantan Tengah Periode 2025–2030

Keterangan Gambar : Ketua Percasi Kalteng, Prof. Andrie Elia Embang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Musyawarah Provinsi ke-44 Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Tengah yang berlangsung pada Sabtu (20/9), menetapkan Prof. Dr. Andrie Elia Embang, SE, M.Si sebagai Ketua Umum Percasi Kalimantan Tengah untuk masa bakti 2025–2030. Pemilihan dilakukan secara aklamasi oleh seluruh peserta forum yang terdiri dari pengurus cabang dan perwakilan atlet.
Baca Lainnya :
- BKKBN Kalteng Perkuat Sinergi dengan Media Lewat BISA BANGET0
- Geram ! Gubernur Kalteng Minta Perwakilan Non-Direktur Keluar Ruangan 0
- Tuntut Pengembalian 77 Bidang Tanah, 49 Warga Desa Terusan Baguntan Raya Gugat PT SYK 0
- PWI Kapuas Sambangi MAN, Kenalkan Dunia Jurnalistik ke Pelajar0
- DPRD Kapuas Tekankan Pentingnya Transportasi Sebagai Penopang Ekonomi Daerah0
Kegiatan yang digelar di Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya, ini berlangsung dalam suasana kondusif dan partisipatif. Dalam sambutannya usai terpilih, Prof. Andrie menyampaikan komitmennya untuk mendorong kemajuan olahraga catur di Kalimantan Tengah melalui penguatan sistem pembinaan dan perluasan partisipasi masyarakat.
“Kami akan fokus pada peningkatan kualitas pelatihan, pembinaan atlet muda, serta pembangunan karakter melalui nilai-nilai sportivitas dan fair play,” ujar Andrie di hadapan peserta Musprov.
Ia juga memaparkan sejumlah program prioritas, antara lain:
* Pengembangan pelatihan dan kompetisi rutin di berbagai tingkatan;
* Pembinaan berkelanjutan untuk menjaring dan mengembangkan bibit unggul;
* Kampanye edukatif untuk mendorong minat masyarakat terhadap olahraga catur;
* Peningkatan fasilitas dan sarana pendukung;
* Pembentukan komunitas catur yang inklusif dan kolaboratif.
Dengan kepengurusan baru ini, Percasi Kalimantan Tengah menargetkan peningkatan prestasi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperluas jangkauan olahraga catur ke berbagai kalangan.
Musyawarah Provinsi tersebut ditutup dengan harapan bersama agar catur dapat semakin berkembang dan menjadi salah satu cabang olahraga yang membanggakan daerah.
RT
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















