- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Legislator Kapuas Minta Pemda Ambil Langkah Untuk Upaya Turunkan Harga Gas LPG Bersubsidi
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Yohanes
potretkalteng.com - KAPUAS - Musim ramadhan membuat kenaikan harga gas LPG 3 kilogram (Kg) di eceran sehingga menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Kapuas, terutama di Kota Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Menanggapi itu, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Yohanes meminta pemerintah daerah untuk mengambil tindakan konkret guna mengatasi situasi ini, sehingga harga tidak melambung tinggi dan pasokan tidak terputus.
Baca Lainnya :
- Pj Bupati Kapuas Pimpin Rapat Persiapan Hari Jadi 218 Kota Kuala Kapuas dan HUT 73 Pemkab Kapuas0
- Pj Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Operasional Kepada TNI-Polri0
- Pj Bupati Kapuas Lantik 12 Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Kapuas0
- Pj Bupati Kapuas Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan Terinci LKPD Tahun Anggaran 2023 oleh BPK RI 0
- Pj Bupati Kapuas Lantik PPPK Formasi Tenaga Pendidikan dan Kesehatan di Lingkungan Kapuas0
“Kami berharap agar pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan melalui instansi terkait atau satgas pangan untuk mengatasi permasalahan gas elpiji 3 kg ini,” ujar Yohanes.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas ini menjelaskan bahwa gas elpiji 3 kg merupakan kebutuhan vital, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah untuk menekan harga dan memastikan ketersediaan pasokan.
“Meskipun telah ada aturan harga eceran tertinggi (HET) dan sistem distribusi, namun perlu dipastikan bahwa ini tidak merugikan masyarakat,” tandasnya.
“Ketersediaan kebutuhan pokok harus diawasi secara ketat agar tidak dimanfaatkan secara tidak benar yang merugikan masyarakat,” tambahnya.(red)
RT
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















