- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Gubernur Cup 2025 Zona Barat Resmi Dibuka, Gubernur Agustiar Targetkan Lahirnya Talenta Emas Sepak B

Keterangan Gambar : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran meninjau langsung Gubernur Cup Zona Barat di Stadion 29 Nopember Sampit
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran resmi membuka Babak Penyisihan Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2025 Zona Barat di Stadion 29 November Sampit, Jumat (19/9/2025) sore. Turnamen bergengsi ini mempertemukan tim-tim terbaik dari lima kabupaten, yakni Kotim, Kobar, Seruyan, Lamandau, dan Sukamara, serta disaksikan ribuan penonton yang memadati stadion.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Kunjungi SMAN 1 Sampit, Ajak Siswa Disiplin dan Melek Teknologi0
- Dinas TPHP Kalteng Terapkan Smart Green House, Panen Melon Berkualitas Tinggi0
- BPSDM Kalteng Tutup Pelatihan Persiapan Purna Tugas ASN Angkatan I dan II Tahun 20250
- Pemprov Kalteng Selenggarakan Bimtek Konvensi Hak Anak 2025, Perkuat Komitmen Perlindungan Anak0
- Kalteng Gandeng UPN Yogyakarta Terapkan Smart Farming untuk Tingkatkan Produksi Hortikultura0
Pertandingan eksebisi menjadi pembuka turnamen. Laga pertama mempertemukan S Parman FC melawan Cempaga Hulu, dilanjutkan dengan duel tim Porkopimda Kotim menghadapi Porkopimda Seruyan. Gubernur menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan pesta rakyat yang mengedepankan sportivitas dan kebersamaan antar daerah.
Dalam sambutannya, Agustiar memberi motivasi khusus kepada para atlet agar bermain dengan hati dan penuh semangat juang. “Jangan gentar, jangan ragu, tunjukkan bahwa Kalimantan Tengah punya pesepak bola tangguh yang siap bersaing di level lebih tinggi,” pesannya. Pemenang Zona Barat akan melangkah ke Palangka Raya untuk menghadapi juara Zona Tengah dan Zona Timur.
Gubernur berharap kompetisi yang memperebutkan total hadiah Rp300 juta ini menjadi wadah lahirnya talenta emas sepak bola Kalteng. Ia menekankan pentingnya kolaborasi pendidikan, kesehatan, dan olahraga untuk membentuk generasi kuat dan berdaya saing. “Ini baru awal, mari jadikan sepak bola Kalteng bangkit dan diperhitungkan di tingkat nasional,” tutupnya.
RH
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















