BPSDM Kalteng Tutup Pelatihan Persiapan Purna Tugas ASN Angkatan I dan II Tahun 2025

Potret kalteng 21 Sep 2025, 22:23:58 WIB PEMPROV KALTENG
BPSDM Kalteng Tutup Pelatihan Persiapan Purna Tugas ASN Angkatan I dan II Tahun 2025

Keterangan Gambar : Kepala BPSDM Prov. Kalteng, Nunu Andriani, saat membacakan laporan





Baca Lainnya :

PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM– Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi menutup Pelatihan Persiapan Purna Tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) Angkatan I dan II Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Sei Kapuas BPSDM Kalteng, Kamis (11/9/2025).


Pelatihan ini bertujuan mempersiapkan ASN menjelang masa purnabakti agar tetap produktif, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.


Penutupan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalteng, Nunu Andriani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dengan semangat dan kesungguhan.


“Purnabakti bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari fase baru untuk terus berkarya. Bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi modal berharga dalam mengelola diri, keluarga, serta lingkungan secara lebih bijaksana,” ujar Nunu.


Sebelumnya, Plt. Kepala Bidang Bangkom Sosio Kultural dan Pemerintahan, Rano, menyampaikan laporan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 60 ASN dari berbagai instansi lingkup Pemprov Kalteng yang akan memasuki masa purnabakti dalam 1–2 tahun mendatang.


Pelatihan berlangsung selama empat hari, sejak 8–11 September 2025, dengan pembagian dua kelas. Materi yang diberikan meliputi perencanaan keuangan, kewirausahaan, kesehatan fisik dan mental, serta motivasi untuk tetap berdaya guna setelah pensiun. Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui ceramah, diskusi, role play, dan praktik langsung sehingga memberikan pengalaman yang komprehensif dan aplikatif.


Rano menambahkan, seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi. “Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.


Dengan berakhirnya pelatihan ini, para ASN diharapkan tidak hanya membawa pulang pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga semangat baru untuk menjalani masa purnabakti dengan lebih bermakna. Penutupan ini menegaskan bahwa pengabdian ASN tidak berhenti setelah pensiun, melainkan terus berlanjut melalui kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.(yin)



mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment