- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Gara Gara Baju, Gadis Ini Dipukul 2 Wanita Usai Hadiri Ulang Tahun
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Screen Shot saat terjadi pemukulan
POTRETKALTENG.COM - PALANGKA RAYA - Kejadian pemukulan dialami seorang gadis bernama Dea Nuraini ( 18 ) pada Minggu dini hari 18 Juni 2023 sekitar 03:00 Wib di parkiran Senayan Lounge Jalan Kinibalu Kelurahan Palangka ,Kota Palangka Raya.
Dari informasi yang dihimpun Dea seorang warga Antang Kalang diduga jadi pemukulan dan pengeroyokan dari dua wanita berinisial NS ( 17 ) dan DAP ( 20) .
Dari video yang diduga diupload oleh NS di medsos miliknya atau wa group terliat bahwa korban sempat terdesak dan dipukul berkali kali hingga mengalami luka pada bagian wajah dan kepala.
Baca Lainnya :
- Pemilihan Ketua Kepala Pasar Blauran Dijaga Ketat Polisi0
- Saat Ramai Pengguna Jalan 7 Ruko Di Kawasan Seth Ajie Ludes Dilahap Jago Merah0
- Malang Melintang Di Dunia Model, Calon Doktor Ini Jatuh Hati Pada Gaun Rotan0
- Mau Beli Hewan Korban? Ditempat Pak Jokowi Pernah Menitipkan Sapinya di Rindu Farm0
- 7 Advokat Baru Diambil Sumpah,Ini Kata Ketua DPC PPKHI Kota Palangka Raya0
Saat ditemui Dea menuturkan bahwa dirinya menjadi korban pemukulan karena hal sepele ,yaitu didugq pelaku NS ingin menyuruh dirinya untuk mengambil bajunya yang ditinggalkan saat menginap ditempat dirinya.
" Saya sudah bilang kalau mau ambil sendiri tapi NS bersikeras dan sempat mengancam ,lalu bersama ADP ,NS tiba tiba memukul saya yang saat itu kaget" jelas Dea Senin 19 Juni 2023
Dan keluarga korban melaporkan kejadian ke SPKT Polda Kalteng pada Minggu 18 Juni 2023 dan sudah dilakukan visum terhadap Dea di RS Bhayangkara.
Sementara laela Yuniarti ( 42) Ibu dari Dea meminta pihak Kepolisian menindak lanjuti dan segera mengamankan para pelaku yang diduga melakukan pemukulan.
" Anak saya ( Dea.red) masih merasa pusing dan mengalami sedikit trauma hingga was was untuk melakukan kegiatan diluar karena selain mengalami pemukulan anak Saya juga diancam dan dikata katain" pungkas Laela.(red)
( AUL)
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















