- APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
- BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
- DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
- ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
- PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
- PEMPROV KALTENG PERCEPAT PERSIAPAN HARI JADI KE-69, TEKANKAN PROGRAM BERDAMPAK
- Sinergi Pemprov Kalteng dan DPRD Katingan Optimalkan Pajak Sektor Tambang
- Rakor Inflasi: Kalteng Fokus Stabilkan Harga Bawang, Cabai, dan Beras
- Dukung WFH, DPRD Palangka Raya Tegaskan Bukan Ajang Liburan
- Nasib Naas ! Sudah Bayar Dp Rp.70 Juta Rupiah, Malah Dapat Mobil Rusak
Solidaritas Mahasiswa Palangka Raya Dukung Aksi Aliansi Anti Mafia Tambang di Sumbawa Barat.
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Aksi solidaritas Mahasiswa yang mendukung aksi AMANAT KSB
Potretkalteng.com - Palangka Raya - Baru baru ini aksi mogok makan yang dilakukan oleh mahasiswa dan rakyat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang (AMANAT) di Kantor Komnas HAM di Jakarta, sebagai bentuk perlawanan serta perjuangan untuk meraih hak-hak yang telah dirampas para cukong mafia tambang.
Aksi tersebut tampaknya mendapat perhatian serius dari kalangan mahasiswa di setiap wilayah di Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Kalimantan Tengah
Penderitaan rakyat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB) karena keberadaan tambang emas dan tembaga PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) sudah melampaui batas kemanusiaan.
Baca Lainnya :
- Bupati Kapuas Buka Bintek Penyusunan RPJMDes dan RKPDes Kepala Desa se-Kabupaten Kapuas.0
- Bimbingan dan pelatihan RPJMDESA dan RKMDESA telah selesai0
- Lolos Jadi Peserta Pemilu 2024, Gelora Kota Palangka Raya Yakin Raih Kursi di Dewan Kota0
- Konflik Agraria Masyarakat 5 Desa di Kapuas Dengan PT. KSS Menemui Titik Terang0
- Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Inpeksi Pimpinan di Wilayah Kejati Kalteng0
Kasus-kasus kejahatan dan pelanggaran HAM seperti kecelakaan kerja hingga menyebabkan cacat dan kematian, PHK sepihak, black list, alert list, pemberangusan serikat pekerja (union busting), pencemaran lingkungan dengan membuang limbah tailing tambang sebesar 140.000 metrik ton per hari selama lebih dari 30 tahun ke Teluk Senunu, perampasan tanah rakyat, hingga manipulasi dan korupsi dana CSR/PPM yang menjadi hak masyarakat lingkar tambang dan kewajiban perusahaan.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap aksi yang dilakukan oleh AMANAT KSB. Ratusan mahasiswa tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Palangkaraya melakukan aksi solidaritas serta pernyataan sikap di depan Kampus Universitas Kristen Palangka Raya (Unkrip), Jumat (16/12/2022)
Dalam aksi tersebut mahasiswa tampak membawa sejumlah spanduk. salah satu spanduk yang dibawa bertuliskan "TUTUP PT.AMMAN MINERAL" serta ada beberapa spanduk yang memuat foto dari jajaran direksi Amman Mineral.
Dalam kegiatan aksi tersebut, mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palangkaraya serta beberapa organisasi mahasiswa ekstra kampus ini selain menyampaikan sejumlah sikap atas persoalan yang terjadi di KSB, peserta aksi juga melakukan aksi pembakaran sejumlah spanduk bergambar foto dari direksi PT. Amman Mineral.

Aksi solidaritas Mahasiswa yang mendukung aksi AMANAT KSB
Salah satu peserta aksi, M. Kadafi ketika diwawancarai media menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas dari mahasiswa palangkaraya yang mengutuk dan mengecam kasus yang terjadi di Nusa Tenggara Barat tepanya di KSB.
"Telah terjadi kriminalisasi terhadap buruh atau pekerja oleh perusahaan tambang yaitu PT. Amman Mineral. kita juga meminta perusahaan yang bersangkutan ditutup," kata Kadafi.
Adapun pernyataan sikap yang disampaikan dalam aksi solidaritas mahasiswa palangkaraya tersebut adalah:
1. Mendukung penuh perjuangan mahasiswa dan rakyat KSB yang tergabung dalam AMANAT (Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang) untuk terus melawan dan memperjuangkan hak-haknya yang dirampas PT Amman Mineral baik hak hidup, hak atas pekerjaan, hak atas informasi, hak atas lingkungan, dan hak untuk mendapatkan manfaat yang optimal untuk peningkatan kesejahteraannya atas hadirnya tambang di daerahnya.
2. Mendukung dan menyatakan solidaritas pada Aksi Mogok Makan Mahasiswa dan Rakyat Sumbawa Barat di kantor Komnas HAM di Jakarta.
3. Mendesak Komnas HAM untuk segera memanggil dan memeriksa Direksi PT Amman Mineral atas serangkaian pelanggaran HAM dan kejahatan korporasi yang dilakukan pada rakyat Sumbawa Barat.(Red)
RT
Berita Utama
-
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PW SAPMA PP Kalteng Sabet Juara 2 di Turnamen Mini Soccer Antar-Instansi Bandara
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah (PW) Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kalimantan Tengah berhasil mengamankan posisi . . .
-
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
ORADO Kalteng Resmi Terbentuk, Bidik Prestasi dan Tiket Nasional
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan . . .
-
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
DPRD Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Persoalan sampah dan kebersihan lingkungan menjadi keluhan utama masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Kota Palangka Raya, . . .
-
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
BI Kalteng Luncurkan Program Kebanksentralan 2026, Fokus Beasiswa hingga Riset
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun . . .
-
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
APR KT Dialog dengan DPRD Kalteng, Desak Kebijakan Pro Rakyat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) memilih langkah strategis dengan mengedepankan audiensi dan dialog konstruktif . . .

















