Sinergi Lawan Radikalisme: SPRI Kalteng dan Densus 88 Gelar Dialog \'Ngopi Bareng\' Insan Pers

Potret kalteng 17 Jan 2026, 14:50:48 WIB PEMPROV KALTENG
Sinergi Lawan Radikalisme: SPRI Kalteng dan Densus 88 Gelar Dialog \

Keterangan Gambar : Sekretaris DPD SPRI Kalimantan Tengah, Rizaldi ketika menyerahkan plakat penghargaan kepada perwakilan Densus 88 Antiteror Polda Kalteng





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Menghadapi pesatnya arus informasi di ruang digital, Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Kalimantan Tengah memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan "Ngopi Bareng Insan Pers" bersama Densus 88 Antiteror Polda Kalteng di Kantor DPD SPRI Kalteng, Rabu (15/1/2026).


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut bertujuan untuk menyelaraskan langkah antara pers dan pihak keamanan dalam menangkal penyebaran ideologi radikal. Densus 88 hadir memberikan edukasi mendalam mengenai pola penyebaran radikalisme serta peran krusial jurnalis dalam meredam narasi kekerasan melalui karya jurnalistik.


Sekretaris DPD SPRI Kalimantan Tengah, Rizaldi, menegaskan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam menjaga stabilitas sosial di "Bumi Tambun Bungai". Menurutnya, pemahaman yang utuh mengenai isu terorisme adalah kunci agar berita tidak menjadi alat propaganda kelompok ekstremis.


“Kami meyakini, pers yang memiliki wawasan dan pemahaman yang baik akan menjadi garda terdepan dalam menangkal paham-paham radikal melalui pemberitaan yang berimbang dan mencerdaskan,” ujar Rizaldi di sela-sela kegiatan.


Ia juga menambahkan bahwa profesionalisme jurnalis diuji dalam meliput isu sensitif, di mana informasi yang disampaikan harus mampu mengedukasi masyarakat tanpa menimbulkan ketakutan yang berlebihan atau menyulut kebencian.


Sebagai bentuk pengakuan atas peran edukatif kepolisian, DPD SPRI Kalteng menyerahkan plakat penghargaan kepada perwakilan Densus 88 Antiteror Polda Kalteng. Penyerahan ini disimbolkan sebagai bentuk penguatan sinergi antara kedua institusi.


“Pemberian plakat ini adalah ungkapan terima kasih atas kesediaan Densus 88 berbagi wawasan. Ini penting untuk membangun literasi kebangsaan di kalangan jurnalis,” tambah Rizaldi.


Kegiatan yang diikuti oleh jurnalis dari berbagai media di Kalimantan Tengah ini berlangsung dinamis. Para peserta antusias mendalami etika jurnalistik terkait peliputan kasus terorisme, terutama dalam memilah informasi di tengah dinamika media sosial yang kompleks.


Melalui dialog santai namun substansial ini, diharapkan tercipta kolaborasi berkelanjutan untuk memastikan iklim informasi di Kalimantan Tengah tetap sehat, edukatif, dan bertanggung jawab. Sinergi ini menegaskan kembali bahwa perlawanan terhadap radikalisme adalah tanggung jawab kolektif demi menjaga persatuan bangsa.


RT







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment