Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Tenggelam di Sungai Kinipan Setelah Tiga Hari Pencarian

Potret kalteng 11 Mar 2026, 00:16:09 WIB Lamandau
Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Tenggelam di Sungai Kinipan Setelah Tiga Hari Pencarian

Keterangan Gambar : Foto Evakuasi korban





Baca Lainnya :

Nanga Bulik, POTRETKALTENG.COM – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban perahu terbalik di Sungai Kinipan, Kabupaten Lamandau, setelah tiga hari dilakukan pencarian. Korban diketahui bernama Ruswandi (51), seorang pemancing asal Kabupaten Kotawaringin Barat yang sebelumnya dilaporkan tenggelam setelah perahu yang ditumpanginya terbalik.


Peristiwa tersebut bermula saat korban memancing bersama rekannya di Sungai Kinipan. Namun perahu yang mereka gunakan tiba-tiba terbalik. Rekan korban berhasil menyelamatkan diri, sementara Ruswandi terseret arus sungai dan dilaporkan tenggelam.


Memasuki hari ketiga pencarian, Selasa (14/02/2026), Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran serta memperluas area pencarian ke arah hilir sungai. Sekitar pukul 08.13 WIB, seorang warga yang turut membantu pencarian melihat sosok yang diduga tubuh manusia mengapung di pinggir sungai.


Koordinator Lapangan Basarnas, Mahdi, mengatakan tim langsung menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 200 meter dari tempat kejadian awal. Selanjutnya korban kami evakuasi ke RSUD Gusti Abdul Ghani Lamandau,” ujarnya.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengapresiasi kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian. Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Unsur yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, BPBD Lamandau, Polres Lamandau, perangkat Desa Kinipan, keluarga korban, serta masyarakat setempat.


ZR







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment