- Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
- Wagun Edy Pratowo Hadiri Pisah Sambut Kakanwil Ditjenpas Kalteng
- Gubernur Agustiar Ungkap Rencana Penggabungan OPD
- Pemprov Kalteng Verifikasi Hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat, Siapkan Daerah Menuju Swasti
- FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
- Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
- Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
- Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan

Keterangan Gambar : Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara ketika melihat keadaan jalan, foto by : 1tulah.com Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam inspeksi mendadak di Jalan Km 30 arah Benangin, Rabu (14/1/2026), Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, menemukan praktik pembuangan air dari jalan tambang PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang sengaja dialirkan ke jalan kabupaten. Temuan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah tersebut. Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, perusahaan tidak dibenarkan mengabaikan dampak kerusakan lingkungan, terutama fasilitas publik. “Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan BDA pertambangan harus lihat-lihat. Jalan pembuangan air jangan sembarangan dibuang ke tempat kita. Kalau begini, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara tinggi di lokasi kejadian. Kritik tajam tidak hanya datang dari Bupati. Wakil Bupati Felik Sonadie bahkan sempat menghentikan kendaraan operasional perusahaan yang melintas untuk meminta pertanggungjawaban langsung. Namun, jawaban dari pihak lapangan PT BDA justru menunjukkan kesan lepas tangan. Petugas perusahaan berdalih tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut dengan alasan hanya bertugas di bagian hauling (pengangkutan). "Kami tugasnya hauling Pak. Nanti akan kami sampaikan ke departemen," ujar salah satu pekerja di hadapan Bupati. Sikap abai ini dinilai mencerminkan buruknya koordinasi internal perusahaan dalam menjaga standar operasional prosedur (SOP) yang berwawasan lingkungan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang turut mendampingi Bupati, mengungkapkan bahwa temuan ini bukan kasus tunggal. Pihaknya mencatat pembuangan air ilegal dari area perusahaan ditemukan di hampir beberapa titik sepanjang jalur tersebut. “Pembungan air sangat banyak, hampir di beberapa titik jalan terlihat. Kita akan panggil pihak perusahaan agar segera menutup lubang-lubang dan memerintahkan dinas terkait menyurati mereka,” jelas Iman. Sebagai langkah darurat, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, Dinas PUPR langsung melakukan penutupan lubang drainase liar tersebut pada sore harinya untuk mencegah kerusakan jalan kabupaten yang lebih masif. Di sisi lain, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, mengakui adanya teguran keras dari pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan telah menerima surat dari dinas terkait dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan. “Iya benar tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki pembuangan air di jalan kami secepatnya,” ujar Simson singkat saat dikonfirmasi terpisah. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemegang izin usaha pertambangan di Barito Utara agar tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga wajib menjaga integritas infrastruktur daerah yang dibiayai oleh uang rakyat. RT
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Tangani Genangan di Jalan Benangin0
- HIMPAUDI Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD Melalui Workshop Lagu Anak dan APE0
- Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Perangkat Digital Pendidikan di SMP Negeri 1 Benangin0
- Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Teweh Timur, Tegaskan Prioritas Kesejahteraa0
- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng0
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam inspeksi mendadak di Jalan Km 30 arah Benangin, Rabu (14/1/2026), Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, menemukan praktik pembuangan air dari jalan tambang PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang sengaja dialirkan ke jalan kabupaten.
Temuan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah tersebut. Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, perusahaan tidak dibenarkan mengabaikan dampak kerusakan lingkungan, terutama fasilitas publik.
“Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan BDA pertambangan harus lihat-lihat. Jalan pembuangan air jangan sembarangan dibuang ke tempat kita. Kalau begini, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara tinggi di lokasi kejadian.
Kritik tajam tidak hanya datang dari Bupati. Wakil Bupati Felik Sonadie bahkan sempat menghentikan kendaraan operasional perusahaan yang melintas untuk meminta pertanggungjawaban langsung. Namun, jawaban dari pihak lapangan PT BDA justru menunjukkan kesan lepas tangan.
Petugas perusahaan berdalih tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut dengan alasan hanya bertugas di bagian hauling (pengangkutan). "Kami tugasnya hauling Pak. Nanti akan kami sampaikan ke departemen," ujar salah satu pekerja di hadapan Bupati.
Sikap abai ini dinilai mencerminkan buruknya koordinasi internal perusahaan dalam menjaga standar operasional prosedur (SOP) yang berwawasan lingkungan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang turut mendampingi Bupati, mengungkapkan bahwa temuan ini bukan kasus tunggal. Pihaknya mencatat pembuangan air ilegal dari area perusahaan ditemukan di hampir beberapa titik sepanjang jalur tersebut.
“Pembungan air sangat banyak, hampir di beberapa titik jalan terlihat. Kita akan panggil pihak perusahaan agar segera menutup lubang-lubang dan memerintahkan dinas terkait menyurati mereka,” jelas Iman.
Sebagai langkah darurat, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, Dinas PUPR langsung melakukan penutupan lubang drainase liar tersebut pada sore harinya untuk mencegah kerusakan jalan kabupaten yang lebih masif.
Di sisi lain, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, mengakui adanya teguran keras dari pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan telah menerima surat dari dinas terkait dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan.
“Iya benar tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki pembuangan air di jalan kami secepatnya,” ujar Simson singkat saat dikonfirmasi terpisah.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemegang izin usaha pertambangan di Barito Utara agar tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga wajib menjaga integritas infrastruktur daerah yang dibiayai oleh uang rakyat.
RT
Berita Utama
-
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya memberikan klarifikasi resmi terkait . . .
-
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
KAPUAS HULU, POTRETKALTENG.COM – Operasi pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, akhirnya membuahkan . . .
-
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Selat dan Polsek Banjarmasin Selatan berhasil mengamankan seorang pria . . .
-
Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
Pria Terjatuh dari Menara Masjid Raya Darussalam, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Seorang pria dilaporkan terjatuh dari bagian atas Menara Masjid Raya Darussalam, Kota Palangka Raya, Kamis (11/6/2026) sore. Korban . . .
-
FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
FORDAYAK Tuntut Pemulihan Nama Debitur, Kantor MTF Disegel Hingga Ada Solusi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Pemuda Dayak (Fordayak) melakukan aksi unjuk rasa dan penyegelan kantor PT Mandiri Tunas Finance . . .

















