- Tolak Pinjaman IMF dan Bank Dunia, Menkeu Purbaya: APBN Kuat, Uang Kita Masih Banyak
- SEMMI Kalteng Tuntut Evaluasi Total Izin Perusahaan di Kalteng yang Minim Kontribusi Sosial
- Dukung Potensi Pemuda, Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Grand Final Putra-Putri Pariwisata 2026
- Perkuat Sinergitas dan Spiritualitas, Sekretariat DPRD Barut Sholat Subuh Berjamaah Bersama Bupati
- Kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan Desa Batu Nindan, Seorang Pengendara Motor Menjadi Korban Tabra
- Bupati Wiyatno Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Tinjau Infrastruktur di SDN 1 Desa Jakatan Masa
- Komisi III DPR RI Evaluasi Kinerja Penegak Hukum di Kalteng, Soroti Narkoba hingga Tambang Ilegal
- Komisi III DPR RI Soroti Tragedi Barito Utara: Tewaskan 5 Orang
- Pemprov Kalteng Dorong Ekosistem Ekonomi Terintegrasi Bersama Otoritas Jasa Keuangan
- Misi Dagang Jatim–Kalteng Tembus Rp2,08 Triliun, Perkuat Rantai Pasok dan Investasi Antarwilayah
Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan

Keterangan Gambar : Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara ketika melihat keadaan jalan, foto by : 1tulah.com Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam inspeksi mendadak di Jalan Km 30 arah Benangin, Rabu (14/1/2026), Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, menemukan praktik pembuangan air dari jalan tambang PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang sengaja dialirkan ke jalan kabupaten. Temuan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah tersebut. Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, perusahaan tidak dibenarkan mengabaikan dampak kerusakan lingkungan, terutama fasilitas publik. “Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan BDA pertambangan harus lihat-lihat. Jalan pembuangan air jangan sembarangan dibuang ke tempat kita. Kalau begini, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara tinggi di lokasi kejadian. Kritik tajam tidak hanya datang dari Bupati. Wakil Bupati Felik Sonadie bahkan sempat menghentikan kendaraan operasional perusahaan yang melintas untuk meminta pertanggungjawaban langsung. Namun, jawaban dari pihak lapangan PT BDA justru menunjukkan kesan lepas tangan. Petugas perusahaan berdalih tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut dengan alasan hanya bertugas di bagian hauling (pengangkutan). "Kami tugasnya hauling Pak. Nanti akan kami sampaikan ke departemen," ujar salah satu pekerja di hadapan Bupati. Sikap abai ini dinilai mencerminkan buruknya koordinasi internal perusahaan dalam menjaga standar operasional prosedur (SOP) yang berwawasan lingkungan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang turut mendampingi Bupati, mengungkapkan bahwa temuan ini bukan kasus tunggal. Pihaknya mencatat pembuangan air ilegal dari area perusahaan ditemukan di hampir beberapa titik sepanjang jalur tersebut. “Pembungan air sangat banyak, hampir di beberapa titik jalan terlihat. Kita akan panggil pihak perusahaan agar segera menutup lubang-lubang dan memerintahkan dinas terkait menyurati mereka,” jelas Iman. Sebagai langkah darurat, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, Dinas PUPR langsung melakukan penutupan lubang drainase liar tersebut pada sore harinya untuk mencegah kerusakan jalan kabupaten yang lebih masif. Di sisi lain, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, mengakui adanya teguran keras dari pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan telah menerima surat dari dinas terkait dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan. “Iya benar tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki pembuangan air di jalan kami secepatnya,” ujar Simson singkat saat dikonfirmasi terpisah. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemegang izin usaha pertambangan di Barito Utara agar tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga wajib menjaga integritas infrastruktur daerah yang dibiayai oleh uang rakyat. RT
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Tangani Genangan di Jalan Benangin0
- HIMPAUDI Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD Melalui Workshop Lagu Anak dan APE0
- Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Perangkat Digital Pendidikan di SMP Negeri 1 Benangin0
- Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Teweh Timur, Tegaskan Prioritas Kesejahteraa0
- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng0
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam inspeksi mendadak di Jalan Km 30 arah Benangin, Rabu (14/1/2026), Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, menemukan praktik pembuangan air dari jalan tambang PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang sengaja dialirkan ke jalan kabupaten.
Temuan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah tersebut. Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, perusahaan tidak dibenarkan mengabaikan dampak kerusakan lingkungan, terutama fasilitas publik.
“Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan BDA pertambangan harus lihat-lihat. Jalan pembuangan air jangan sembarangan dibuang ke tempat kita. Kalau begini, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara tinggi di lokasi kejadian.
Kritik tajam tidak hanya datang dari Bupati. Wakil Bupati Felik Sonadie bahkan sempat menghentikan kendaraan operasional perusahaan yang melintas untuk meminta pertanggungjawaban langsung. Namun, jawaban dari pihak lapangan PT BDA justru menunjukkan kesan lepas tangan.
Petugas perusahaan berdalih tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut dengan alasan hanya bertugas di bagian hauling (pengangkutan). "Kami tugasnya hauling Pak. Nanti akan kami sampaikan ke departemen," ujar salah satu pekerja di hadapan Bupati.
Sikap abai ini dinilai mencerminkan buruknya koordinasi internal perusahaan dalam menjaga standar operasional prosedur (SOP) yang berwawasan lingkungan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang turut mendampingi Bupati, mengungkapkan bahwa temuan ini bukan kasus tunggal. Pihaknya mencatat pembuangan air ilegal dari area perusahaan ditemukan di hampir beberapa titik sepanjang jalur tersebut.
“Pembungan air sangat banyak, hampir di beberapa titik jalan terlihat. Kita akan panggil pihak perusahaan agar segera menutup lubang-lubang dan memerintahkan dinas terkait menyurati mereka,” jelas Iman.
Sebagai langkah darurat, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, Dinas PUPR langsung melakukan penutupan lubang drainase liar tersebut pada sore harinya untuk mencegah kerusakan jalan kabupaten yang lebih masif.
Di sisi lain, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, mengakui adanya teguran keras dari pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan telah menerima surat dari dinas terkait dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan.
“Iya benar tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki pembuangan air di jalan kami secepatnya,” ujar Simson singkat saat dikonfirmasi terpisah.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemegang izin usaha pertambangan di Barito Utara agar tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga wajib menjaga integritas infrastruktur daerah yang dibiayai oleh uang rakyat.
RT
Berita Utama
-
Komisi III DPR RI Soroti Tragedi Barito Utara: Tewaskan 5 Orang
Komisi III DPR RI Soroti Tragedi Barito Utara: Tewaskan 5 Orang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Konflik agraria kembali memakan korban jiwa. Lima orang dari satu keluarga di Barito Utara tewas dibantai, memicu desakan kuat agar . . .
-
Komisi III DPR RI Evaluasi Kinerja Penegak Hukum di Kalteng, Soroti Narkoba hingga Tambang Ilegal
Komisi III DPR RI Evaluasi Kinerja Penegak Hukum di Kalteng, Soroti Narkoba hingga Tambang Ilegal
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pertemuan Strategis di Gedung Graha Bhayangkara Mapolda Kalimantan Tengah tampak dinamis saat Tim Komisi III DPR RI menggelar rapat . . .
-
Bupati Wiyatno Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Tinjau Infrastruktur di SDN 1 Desa Jakatan Masa
Bupati Wiyatno Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Tinjau Infrastruktur di SDN 1 Desa Jakatan Masa
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas, HM Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah, Usis I Sangkai, melakukan kunjungan kerja ke Desa Jakatan Masaha, Kecamatan . . .
-
Kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan Desa Batu Nindan, Seorang Pengendara Motor Menjadi Korban Tabra
Kecelakaan di Jalan Trans Kalimantan Desa Batu Nindan, Seorang Pengendara Motor Menjadi Korban Tabra
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Unit Gakkum Satlantas Polres Kapuas bergerak cepat mendatangi lokasi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di Jalan Trans . . .
-
Perkuat Sinergitas dan Spiritualitas, Sekretariat DPRD Barut Sholat Subuh Berjamaah Bersama Bupati
Perkuat Sinergitas dan Spiritualitas, Sekretariat DPRD Barut Sholat Subuh Berjamaah Bersama Bupati
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat aspek . . .

















