- Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Tenggelam di Sungai Kinipan Setelah Tiga Hari Pencarian
- Safari Ramadhan Pemkab Kapuas di Desa Bumi Rahayu, Wiyatno Serahkan Bantuan dan Tinjau Infrastruktur
- Safari Ramadhan Pemkab Kapuas di Desa Bumi Rahayu, Wiyatno Serahkan Bantuan dan Tinjau Infrastruktur
- Bupati Kapuas HM Wiyatno Tinjau Pengaspalan Jalan Nasional di Jalan Meranti
- Agustiar Sabran Hadiri Buka Puasa Pemuda Pancasila Kalteng
- Agustiar Sabran Hadiri Buka Puasa Pemuda Pancasila Kalteng
- BI Kalteng Genjot Digitalisasi Daerah, IETPD Tembus 86,8 Persen
- AKBP Gede Eka Yudharma SIK MAP Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Pasca Insiden di Kapuas Tenga
- DPRD Kalteng Ajak Pekerja Manfaatkan Posko Pengaduan THR
- Fairid Naparin Dukung Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan

Keterangan Gambar : Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara ketika melihat keadaan jalan, foto by : 1tulah.com Investasi Berujung Kerusakan: Bupati Barito Utara Semprot PT BDA Terkait Drainase Serampangan MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam inspeksi mendadak di Jalan Km 30 arah Benangin, Rabu (14/1/2026), Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, menemukan praktik pembuangan air dari jalan tambang PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang sengaja dialirkan ke jalan kabupaten. Temuan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah tersebut. Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, perusahaan tidak dibenarkan mengabaikan dampak kerusakan lingkungan, terutama fasilitas publik. “Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan BDA pertambangan harus lihat-lihat. Jalan pembuangan air jangan sembarangan dibuang ke tempat kita. Kalau begini, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara tinggi di lokasi kejadian. Kritik tajam tidak hanya datang dari Bupati. Wakil Bupati Felik Sonadie bahkan sempat menghentikan kendaraan operasional perusahaan yang melintas untuk meminta pertanggungjawaban langsung. Namun, jawaban dari pihak lapangan PT BDA justru menunjukkan kesan lepas tangan. Petugas perusahaan berdalih tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut dengan alasan hanya bertugas di bagian hauling (pengangkutan). "Kami tugasnya hauling Pak. Nanti akan kami sampaikan ke departemen," ujar salah satu pekerja di hadapan Bupati. Sikap abai ini dinilai mencerminkan buruknya koordinasi internal perusahaan dalam menjaga standar operasional prosedur (SOP) yang berwawasan lingkungan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang turut mendampingi Bupati, mengungkapkan bahwa temuan ini bukan kasus tunggal. Pihaknya mencatat pembuangan air ilegal dari area perusahaan ditemukan di hampir beberapa titik sepanjang jalur tersebut. “Pembungan air sangat banyak, hampir di beberapa titik jalan terlihat. Kita akan panggil pihak perusahaan agar segera menutup lubang-lubang dan memerintahkan dinas terkait menyurati mereka,” jelas Iman. Sebagai langkah darurat, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, Dinas PUPR langsung melakukan penutupan lubang drainase liar tersebut pada sore harinya untuk mencegah kerusakan jalan kabupaten yang lebih masif. Di sisi lain, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, mengakui adanya teguran keras dari pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan telah menerima surat dari dinas terkait dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan. “Iya benar tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki pembuangan air di jalan kami secepatnya,” ujar Simson singkat saat dikonfirmasi terpisah. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemegang izin usaha pertambangan di Barito Utara agar tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga wajib menjaga integritas infrastruktur daerah yang dibiayai oleh uang rakyat. RT
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Tangani Genangan di Jalan Benangin0
- HIMPAUDI Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD Melalui Workshop Lagu Anak dan APE0
- Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Perangkat Digital Pendidikan di SMP Negeri 1 Benangin0
- Bupati Barito Utara Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Teweh Timur, Tegaskan Prioritas Kesejahteraa0
- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng0
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Barito Utara kini terancam oleh aktivitas korporasi yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam inspeksi mendadak di Jalan Km 30 arah Benangin, Rabu (14/1/2026), Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, menemukan praktik pembuangan air dari jalan tambang PT Batubara Dua Ribu Abadi (BDA) yang sengaja dialirkan ke jalan kabupaten.
Temuan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah tersebut. Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa meskipun pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, perusahaan tidak dibenarkan mengabaikan dampak kerusakan lingkungan, terutama fasilitas publik.
“Saya tidak melarang investasi, tapi perusahaan BDA pertambangan harus lihat-lihat. Jalan pembuangan air jangan sembarangan dibuang ke tempat kita. Kalau begini, rusak jalan kita,” tegas Shalahuddin dengan nada bicara tinggi di lokasi kejadian.
Kritik tajam tidak hanya datang dari Bupati. Wakil Bupati Felik Sonadie bahkan sempat menghentikan kendaraan operasional perusahaan yang melintas untuk meminta pertanggungjawaban langsung. Namun, jawaban dari pihak lapangan PT BDA justru menunjukkan kesan lepas tangan.
Petugas perusahaan berdalih tidak mengetahui teknis pembuatan saluran tersebut dengan alasan hanya bertugas di bagian hauling (pengangkutan). "Kami tugasnya hauling Pak. Nanti akan kami sampaikan ke departemen," ujar salah satu pekerja di hadapan Bupati.
Sikap abai ini dinilai mencerminkan buruknya koordinasi internal perusahaan dalam menjaga standar operasional prosedur (SOP) yang berwawasan lingkungan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Tofik, yang turut mendampingi Bupati, mengungkapkan bahwa temuan ini bukan kasus tunggal. Pihaknya mencatat pembuangan air ilegal dari area perusahaan ditemukan di hampir beberapa titik sepanjang jalur tersebut.
“Pembungan air sangat banyak, hampir di beberapa titik jalan terlihat. Kita akan panggil pihak perusahaan agar segera menutup lubang-lubang dan memerintahkan dinas terkait menyurati mereka,” jelas Iman.
Sebagai langkah darurat, atas perintah Bupati dan Wakil Bupati, Dinas PUPR langsung melakukan penutupan lubang drainase liar tersebut pada sore harinya untuk mencegah kerusakan jalan kabupaten yang lebih masif.
Di sisi lain, Kepala Maintenance PT BDA, Simson, mengakui adanya teguran keras dari pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan telah menerima surat dari dinas terkait dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan.
“Iya benar tadi ada surat masuk dan kami pasti menghadap. Kami akan memperbaiki pembuangan air di jalan kami secepatnya,” ujar Simson singkat saat dikonfirmasi terpisah.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemegang izin usaha pertambangan di Barito Utara agar tidak hanya mengeruk keuntungan, tetapi juga wajib menjaga integritas infrastruktur daerah yang dibiayai oleh uang rakyat.
RT
Berita Utama
-
Bupati Kapuas HM Wiyatno Tinjau Pengaspalan Jalan Nasional di Jalan Meranti
Bupati Kapuas HM Wiyatno Tinjau Pengaspalan Jalan Nasional di Jalan Meranti
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas HM Wiyatno meninjau langsung progres pekerjaan pengaspalan jalan nasional yang berada di wilayah Kabupaten Kapuas, . . .
-
Safari Ramadhan Pemkab Kapuas di Desa Bumi Rahayu, Wiyatno Serahkan Bantuan dan Tinjau Infrastruktur
Safari Ramadhan Pemkab Kapuas di Desa Bumi Rahayu, Wiyatno Serahkan Bantuan dan Tinjau Infrastruktur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kapuas 1447 Hijriah/2026 Masehi yang . . .
-
Safari Ramadhan Pemkab Kapuas di Desa Bumi Rahayu, Wiyatno Serahkan Bantuan dan Tinjau Infrastruktur
Safari Ramadhan Pemkab Kapuas di Desa Bumi Rahayu, Wiyatno Serahkan Bantuan dan Tinjau Infrastruktur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kapuas 1447 Hijriah/2026 Masehi yang . . .
-
Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Tenggelam di Sungai Kinipan Setelah Tiga Hari Pencarian
Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Tenggelam di Sungai Kinipan Setelah Tiga Hari Pencarian
Nanga Bulik, POTRETKALTENG.COM – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban perahu terbalik di Sungai Kinipan, Kabupaten Lamandau, setelah tiga hari dilakukan . . .
-
Bukber DPC PDI Perjuangan Kapuas Bersama Anak Panti dan Masyarakat Dihadiri Bupati dan Wabup
Bukber DPC PDI Perjuangan Kapuas Bersama Anak Panti dan Masyarakat Dihadiri Bupati dan Wabup
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno didampingi Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Dodo menghadiri kegiatan buka puasa bersama (Bukber) yang . . .

















