- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Serap 685 Aspirasi, Ketua Komisi I DPRD Barsel Sampaikan Hasil Reses di Sidang Paripurna
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Jarliansyah
potretkalteng.com - BUNTOK - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Jarliansyah menyampaikan hasil reses di Daerah Pemilihan (Dapil) I, II, dan III tahun anggaran 2023, bahwa ada sebanyak 685 aspirasi, usulan, dan saran yang telah diterima dari masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna ke-1 masa Persidangan I tahun 2024, yang berlangsung digedung Graha Paripurna DPRD Barsel, Jalan Pahlawan, Buntok, Jumat (12/1/2024).
Baca Lainnya :
- Rapat Paripurna Awal Tahun, DPRD dan Pemkab Barsel Setujui Ranperda Pajak Daerah0
- Siap Sukseskan Pemilu 2024, Eddy Raya Yakin Golkar Menang di Barsel0
- 7 Caleg di Coret Oleh KPU Daerah Barsel0
- Eddy Raya Samsuri Ingin Lanjutkan Pembangunan Yang Ada Dan Merawat Untuk Barito Lebih Baik0
- Jaga Toleransi, BANSER Barsel Amankan Parade Carnaval Natal Tahun 20230
Ia menuturkan, saran dan usulan tersebut disampaikan masyarakat pada saat Pimpinan dan anggota DPRD melaksanakan reses di 50 Kelurahan/Desa di enam Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Barsel.
"Usulan-usulan masyarakat ini terbagi dalam lima bidang yang terdiri dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, bidang keagamaan, fasilitas sosial dan bidang perekonomian," ucapnya.
Ia menerangkan, dalam bidang pendidikan, masyarakat meminta pembangunan serta rehabilitasi sarana dan prasarana Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) disejumlah desa, guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman, serta penambahan tenaga pengajar dan bantuan seragam sekolah bagi siswa yang kurang mampu.
Bidang kesehatan, lanjutnya, masyarakat meminta penyediaan fasilitas kesehatan, peralatan medis dan penambahan tenaga medis di sejumlah Puskesmas Desa (Puskesdes) dalam rangka memenuhi kebutuhan serta menjamin kesehatan masyarakat.
"Sehingga pelayanan kesehatan di sejumlah desa dapat ditingkatkan, selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan sarana kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas, dan Posyandu, supaya mereka dapat akses kesehatan yang lebih baik," terang Politis dari PDI Perjuangan Barsel itu.
Ia mengatakan, untuk dalam bidang infrastruktur, masyarakat berharap adanya rehabilitasi jembatan dan akses jalan di berbagai desa untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas mereka, serta penyediaan air bersih, pembangunan siring penahan ablasi, peningkatan akses listrik, dan perbaikan jaringan telekomunikasi untuk mendukung konektivitas dan akses informasi.
Ia menambahkan, sementara pada bidang keagamaan dan fasilitas sosial, masyarakat mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas keagamaan seperti masjid dan gereja, serta penyediaan alat ibadah dan fasilitas sosial lainnya, serta pembangunan dan peningkatan pusat kegiatan masyarakat seperti aula/gedung serbaguna.
"Sedangkan untuk bidang perekonomian, masyarakat mengusulkan bantuan untuk nelayan, peternak, dan petani, serta penetapan dana pengembangan ekonomi seperti kawasan industri, dan juga masyarakat berharap agar pengawasan terhadap program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dapat ditingkatkan untuk meminimalisir pelanggaran dan penyelewengan," kata Jarliasyah. (red)
Jul
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















