- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Pj Bupati Kapuas Pimpin Rakerda Percepatan Penurunan Stunting
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : foto bersama
potretkalteng.com - KAPUAS - Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi memimpin rapat kerja daerah percepatan penurunan stunting Kabupaten Kapuas, bertempat di aula rumah jabatan bupati kapuas, Rabu (06/03/2024).
Erlin Hardi mengatakan program percepatan penurunan stunting merupakan agenda prioritas nasional yang mesti ditangani secara serius oleh semua pihak mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan maupun desa atau kelurahan di seluruh Indonesia.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kapuas Gelar Lomba Inovasi Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Tahun 20240
- Pj Bupati Kapuas Lakukan Kunker Dengan FKUB Kapuas0
- Pemkab Kapuas Tanggapi Keluhan Masyarakat Yang Keluhkan Timbangan Para Pedagang0
- Polres Kapuas Gelar Operasi Keselamatan Talabang Tahun 20240
- Pemkab Kapuas Tandatangani MoU dengan PT. Asmin Bara Bronang0
“Tahun 2024 ini adalah tahun terakhir dalam rencana aksi percepatan penurunan stunting nasional 2022-2024” ucap Erlin.
Lebih lanjut dirinya mengatakan stunting sangat penting karena stunting adalah ancaman bagi kualitas dan daya saing bangsa dan di tahun 2024 ini perlu komitmen dan kerjasama yang kuat dari berbagai pihak, serta implementasi atau aksi nyata yang benar – benar terukur.
Dirinya juga mengatakan pada bulan agustus 2024 akan dilakukan pengukuran angka stunting kembali secara nasional, oleh karena itu untuk mengejar deadline pengukuran saat ini maka intervensi dan pendampingan agar difokuskan utama terhadap Catin, Ibu Hamil dan Baduta.
“Mari terus kita tingkatkan upaya kerja nyata agar tidak ada lagi muncul anak – anak stunting yang baru di tuap desa atau kelurahan, semoga kegiatan hari ini menjadi momentum bagi TPPS desa atau kelurahan secara khusus, maupun TPPS kecamtan dan kabupaten agar memiliki kesamaan pemahaman, menyatukan sinergitas, kolaborasi untuk targer penurunan stunting 2024 melalui aksi – aksi nyata yang terukur” pungkas Erlin.
Turut hadir dalam giat terserbut Pj Ketua Tp PKK Kabupaten Kapuas Agustina Erlin Hardi, Kepala SOPD lingkup Kabupaten kapuas, Camat – camat, Kades, anggota TP PKK serta Lurah Se-Kabupaten Kapuas.(red)
Her
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















