- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Perseteruan Dua Pengusaha Kuliner, Pemilik Rumah Makan Royal Nusantara Bantah Lakukan Wanprestasi
Tim redaksi

Keterangan Gambar : Tim Kuasa Hukum JS
POTRETKALTENG.COM - PALANGKA RAYA - Tim Kuasa Hukum JS selaku pemilik Rumah Makan Royal Nusantara yaitu Ade Putrawibawa, SH, Oky Lampe, SH., MH, Berkat, SH., MH, Firstrian Hadi Wiranata, SH menanggapi pernyataan dari pihak Yun pada media Potret Kalteng tanggal 01 Juni 2024, pukul 16:29:08 WIB.
Pada pemberitaan itu bahwa menerangkan bahwa dalam berdirinya Sepinggan Berdua kesepakatan antara kedua belah pihak dengan Investor sebagaimana dalam perjanjian tersebut ada pembagian saham sebanyak 49% pihak Investor dan 51% saham di pegang oleh founder Yun" sehingga Tim Kuasa Hukum JS berpendapat pernyataan tersebut mengarah kepada penyesatan hukum karena saham harusnya melekat pada perusahaan bukan pada individu-individu yg melakukan perjanjian secara pribadi.
Ade Putrawibawa salah seorang tim kuasa hukum JS menerangkan bahwa pada isi perjanjian kerjasama tersebut sangat jelas disebutkan bahwa JS selaku investor yang menanamkan modalnya sebesar 300 juta rupiah dan sudah disetor ke rek Yun berdasarkan bukti transfer dari JS dan telah diakui oleh Yun sendiri.
Baca Lainnya :
- Diduga Wanprestasi, Warga Palangka Raya Terancam Kehilangan Salah Satu Tempat Kuliner Top 0
- Tim Futsal Mata Andau Gunung Mas Siap Ikuti Liga Futsal Nusantara 20240
- Falery Tuwan Calonkan Diri Maju Pemilihan Wakil Walikota Palangka Raya di Partai Demokrat0
- Perwakilan FH UPR Ikuti Lomba Debat Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-78 Polda Kalteng0
- Membanggakan Akademisi Kalteng, 2 Orang Dosen FH UPR Lolos Seleksi Paper di Jepang0
" Sehingga yang kami perlu pertajam dalam perselisihan ini adalah pertanggungjawaban penggunaan modal 300 juta yang sudah diberikan oleh klien kami ( JS..Re) karena dalam perjanjian tersebut yang bekerjasama adalah Yun dan JS secara pribadi, saya tegaskan bukan antara JS dgn perusahaan Yun tapi dengan Yun secara pribadi, sehingga hal tersebut harus jelas perhitungan dan pertanggungjawabannya sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati antara Yun dan JS bukan hanya asumsi, serta perlu dilakukan audit oleh pihak yang berkompeten agar permasalahan tersebut menjadi terang benderang" tegas Ade Minggu (02 Juni 2024).
Ditempat yang sama Oky Lampe juga menyoroti pernyataan dari pihak Yun yang menyebutkan bahwa “yang menyebabkan perselisihan dalam usaha tersebut diakibatkan karena omzet yang mulai menurun yang mana itu di sebabkan dari pada siklus usaha dan karakteristik warga Palangka Raya dalam menikmati wisata kuliner sedangkan untuk menentukan omzet sebuah usaha menurun atau meningkat harus ada perhitungan konkret dan jelas terlebih dahulu lalu kemudian bisa dipertanggungjawabkan oleh pihak yang melakukan perhitungan tersebut
Sementara itu Firstrian Hadi Wiranata ( Hadi.Res) menyebutkan bahwa patut diduga bahwa pihak Yun ingin ingkar dari konsekuensi Pasal 5 ayat (5) perjanjian kerjasama tersebut
" Jika memang pihak Yun beritikad baik ya jangan malah menyatakan mengundurkan diri dari perjanjian kerjasama sebagaimana tertuang dalam pesan whatshapp tertanggal 21 Mei 2024 kepada klien kami" Jelas Hadi
Ia juga menegaskan tidak benar kalau klien mereka yang memutuskan perjanjian tersebut secara sepihak, harusnya Yun menunjukkan bukti-bukti kalau memang JS yang memutuskan kerjasama secara sepihak dan bukan malah koar-koar dimedia sosial dan mencoba menggiring opini masyarakat,
" Yang namanya pembuktian harus dengan fakta-fakta dan data yang sebenarnya bukan dengan opini-opini,kalau kami siap menunjukkan fakta kalau Yun lah yang mengundurkan diri " ungkapnya.
Hadi juga menegaskan terkait investor lain juga harus jelas posisinya karena dalam perjanjian kerjasama tersebut tidak ada nama investor lain Sebagaimana yang Yun sebut-sebut pada sosial medianya, harus ada pertanggungjawaban secara terpisah dari Yun kepada investor lain karena insvestor lain tersebut sudah menyetorkan uang senilai 150 juta sampai dengan 200 juta rupiah karena menyangkut kepercayaan dalam berbisnis.
Tanggapam terakhir Tim Kuasa Hukum JS datang dari Berkat yang menyinggung somasi yang Tim Kuasa Hukum JS layangkan pada tanggal 30 Mei 2024
'Sampai detik ini kita masih belum menerima balasan ataupun tanggapan secara tertulis dari pihak Yun kepada kami ( Tim kuasa Hukum JS Red) , jika mereka ingin mensomasi balik silahkan saja karena itu hak mereka" Bebernya.
" kalaupun mau berproses hukum juga ya silahkan. Pada intinya kami telah memberikan waktu 5 x 24 jam terhitung sejak tanggal 30 Mei 2024 sampai dengan 5 Juni 2024 kepada Yun untuk beritikad baik mempertanggungjawabkan penggunaan Modal Pengelolan Rumah Makan dari klien kami senilai Rp 300 juta rupiah sebagaimana yang telah disepakati dalam perjanjian tersebut kalaupun pihak Yun masih memiliki itikad baik untuk menyelesaikan permasalah tersebut masih ada waktu sebelum tanggal 5 Juni 2024," tutup Berkat.
Tim kuasa Hukum JS menanggapi serta memberikan hak jawab terkait pemberitaan dimedia ini yang menyebutkan adanya dugaan wanprestasi yang dilakukan JS.(red)
AUlL
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















