- Polres Kapuas Amankan Tiga Terduga Pelaku Pencurian Meteran Air PDAM, Kerugian Capai Rp11,25 Juta
- LSR-LPMT Rayakan HUT Ke-14 dengan Sederhana, Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satresnarkoba Polres Kapuas Gelar Bakti Religi di Rumah Betang Sei Pa
- Mabes Polri Lakukan Penilaian Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara, Perkuat Sinergi P4GN
- Pengurus IODI Kalteng 2026–2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pembinaan Atlet Dancesport
- Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Kalteng
- Wakili Gubernur, Pj. Sekda Hadiri Paripurna DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
- 6 Pejabat Utama dan 5 Kapolres Jajaran Polda Kalteng Dimutasi, Ini Daftarnya
- Agustiar Sabran Reshuffle Delapan Pejabat Eselon II
- Nahkodai Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari Fokus Benahi Internal
Membanggakan Akademisi Kalteng, 2 Orang Dosen FH UPR Lolos Seleksi Paper di Jepang
Tim redaksi

Keterangan Gambar : Delegasi Indonesia, Rico Septian Noor,S.H.M.H dan Doktor Kiki Kristanto, S.H, M.H
Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Dosen Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (FH UPR) Dr. (c).Rico Septian Noor,S.H.M.H dan Doktor Kiki Kristanto, S.H, M.H merupakan salah satu delegasi dari Indonesia sekaligus membawa nama FH Universitas Palangka Raya dalam rangka mempresentasikan paper yg lolos dalam konferensi Asian Conference on Cultural Studies (ACCS-2024), yang berlangsung dari tanggal 23-27 Mei 2024 di Toshi Center Hotel,Tokyo Jepang.
Dr kiki kristanto selaku Kaprodi Magister Hukum UPR ketika dihubungi melalui whatsapp menyampaikan bahwa Seleksi paper kami dilakukan dengan sangat ketat dengan menggunakan double blind review dan hasil seleksi berjalan kurang lebih 2 bulan.
Baca Lainnya :
- Dosen Fakultas Hukum UPR Berebut Membeli Ikan Hasil Panen UKM Ekonomi Kreatif Fakultas Hukum UPR0
- Edy Pratowo Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Gubernur Ke DPW PAN Kalimantan Tengah0
- Pj Walikota Palangka Raya Tekankan Pentingnya Penguatan Program Penanganan Stunting0
- Membanggakan ! Pemko Palangka Raya Terima Tiga Penghargaan dari BKN0
- Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Dukung Gerakan Sekolah Sehat0
Selanjutnya Rico sebagai dosen yang menggeluti persoalan Hukum dan HAM ini mengatakan bahwa paper yang dipresentasikan berjudul Issues and Strategies for Ensuring Justice for Indigenous People as a Vulnerable Group in Indonesia ini mengangkat persoalan yanga dihadapai indigineous people (masyarakat adat) di indonesia secara umum dan khususnya di Kalteng.
"Dalam paper kami ada 3 strategi penting yang kami kemukakan seperti pertama mendorong pengesahan RUU tentang perlindungan masyarakat adat Kedua mendorong penguatan dan implementasi konsep FPIC (free prior and informed consent) khususnya bagi setiap investasi yang masuk di Indonesia dan terakhir strategi memperkuat kapasitas dan memberdayakan pengetahuan masyarakat adat dengan konsep paralegal"ungkapnya.
Rico yang sebelumnya telah beberapa kali mengikuti kegiatan konferensi seperti di thailand dan malaysia dan di tahun lalu mendapatkan award sebagai Best Paper dalam call for paper yang dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJKI) juga menjelaskan bahwa tujuan utama yang penting dari presentasi paper ini untuk menyampaikan fakta bahwa hingga saat ini masyarakat adat di Indonesia yang termasuk kelompok rentan masih mengalami berbagai persoalan seperti diskriminasi,kriminalisasi dan berbagai bentuk ketidakadilan lainnya sehingga perlindungan terhadap masyarakat adat belum seutuhnya dirasakan dan bahkan belum menunjukan keadilan bagi masyarakat adat di indonesia.
"Kami mencoba mengemukakan konsep dan strategi tersebut dengan membandingkan regulasi dan best practice di beberapa negara seperti Filipina, Malaysia dan Thailand serta konsep di Asia Pacific dengan harapan intisari terbaik dari perbandingan tersebut dapat diadopsi indonesia dalam konsep dan gagasan baru bagi regulasi hukum di indonesia"tambahnya.
Dalam presentasi pada Asian conference on cultural studies (ACCS) yang diikuti lebih dari 554 delegasi dari 59 Negara ini turut memantik reaksi dan antusiasme positif dari beberapa presenter seperti dari Australia, Kanada, Jepang, filipina, dan China yang antusias dan mengajak berkolaborasi dalam riset lanjutan khususnya mengenai indigineous people tersebut.
Berita Utama
-
Wakili Gubernur, Pj. Sekda Hadiri Paripurna DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
Wakili Gubernur, Pj. Sekda Hadiri Paripurna DPRD Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria . . .
-
Mabes Polri Lakukan Penilaian Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara, Perkuat Sinergi P4GN
Mabes Polri Lakukan Penilaian Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara, Perkuat Sinergi P4GN
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Mabes Polri melalui tim penilai melakukan evaluasi terhadap Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satresnarkoba Polres Kapuas Gelar Bakti Religi di Rumah Betang Sei Pa
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satresnarkoba Polres Kapuas Gelar Bakti Religi di Rumah Betang Sei Pa
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas menggelar kegiatan bakti religi di . . .
-
Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Fun Bike dan Jalan Sehat . . .
-
LSR-LPMT Rayakan HUT Ke-14 dengan Sederhana, Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
LSR-LPMT Rayakan HUT Ke-14 dengan Sederhana, Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
BANJARMASIN, POTRETKALTENG.COM– Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Lembaga Swadaya Rakyat (LSR)–Laskar Pembela Masyarakat Tertindas (LPMT) diperingati secara sederhana . . .

















