- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Pemkab Kapuas Gelar Rapat Tata Cara Pemungutan Retribusi Persampahan di Kapuas
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Septedy ketika memimpin rapat
potretkalteng.com - KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan Rapat tata cara memungut retribusi persampahan bertempat di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Jum’at (15/3/24).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy didampingi Kepala DLH Kapuas Karoline dan dihadiri Kepala PDAM Kapuas Abisua Setia Nugroho, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan sejumlah lurah.
Baca Lainnya :
- Pj Bupati Kapuas Lepas Arak-Arakan Ogoh-Ogoh Menyambut Tahun Baru Saka 20240
- Pj Bupati Kapuas Lakukan Panen di Desa Warna Sari Bersama Forkopimda0
- Curah Hujan Yang Tinggi, Rumah dan Jalan Lintas di Desa Bukit Batu Kapuas Terendam Banjir 0
- Peringati Hari Kesatuan Gerak, Pj Bupati Kapuas Ikuti Kegiatan Gerakan Tanam0
- Pj Bupati Kapuas Pimpin Rakerda Percepatan Penurunan Stunting0
Septedy mengatakan bahwa rapat ini terkait dengan optimalisasi penarikan retribusi sampah yang mana menurutnya selama ini mengalami beberapa kendala penarikan retribusi sampah yang tidak bisa dilakukan.
“Kita kerjasama penarikan itu dengan PDAM, untuk sementara khusus dalam kota penarikannya itu lewat rekening Bank sehingga tidak mungkin kita memasukkan penarikan sampah itu bebannya ke PDAM, nah itu kesulitannya sehingga selama ini ketika PDAM sudah melakukan kerjasama dengan pihak bank maka penarikan retribusi sampah secara manual itu menjadi masalahnya,” terangnya.
Lebih lanjut, kesimpulan dari rapat tersebut bahwa sampai dengan Bulan April khusus untuk rumah tangga Pemerintah Kabupaten Kapuas tetap minta bantuan kepada pihak PDAM untuk menarik retribusi itu secara manual, kemudian untuk OPD-OPD dan perusahaan akan dilakukan secara manual oleh petugas dari DLH.
“Dan pada Bulan Mei yang nantinya kita tidak lagi kerjasama dengan PDAM, tetapi akan di handle langsung oleh pihak DLH bekerjasama dengan pihak Kelurahan,” tutup Septedy.(red)
Her
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















