- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Mahasiswa KKN-T UPR dan Perangkat Desa Anjir Lakukan Sosialisasi Pencegahan Stunting
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : foto bersama
potretkalteng.com - PULANG PISAU - Masalah stunting bukan lagi isapan jempol semata bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), sehingga untuk mengatasi masalah tersebut perlu adanya upaya dari berbagai pihak disetiap daerah nya,termasuk peran dan upaya dari Mahasiswa KKN-T UPR.
Mahasiswa KKN-T Kelompok 103 Universitas Palangkaraya di Desa Anjir, Kabupaten Pulang Pisau beserta Perangkat desa Anjir dan Tenaga Kesehatan melakukan Sosialisasi “Rembuk Stunting” dalam rangka mencegah dan menurunkan angka Stunting yang ada di desa Anjir Pulang Pisau dengan peserta dari masing Kader Posyandu.
Dibersamai oleh Tenaga Kesehatan serta Perangkat Desa,Mahasiswa KKN-T mengambil Peran dengan mewakili Pertanyaan-pertanyaan yang mewakili masyarakat terkait cara mencegah dan cara mengetahui ciri-ciri stunting.
Baca Lainnya :
- Mahasiswa KKN UPR Sosialisasikan Soal Bahaya Bullying Kepada Siswa SDN 2 Pulang Pisau 0
- Rapat Bersama Siswa SMAN 2 Kasongan, Wujudkan Visi Besar Soal Peningkatan Kualitas Pendidikan0
- Wagub Kalteng Jadi Irup Hari Jadi Ke-21 Barito Timur0
- Hadiri Hari Jadi ke-21 BarTim. Wagub Kalteng Harap Kolaborasi Pemprov dan Pemkab Bisa Diperkuat0
- Skandal Besar Terkuak, Pejabat Katingan Diduga Raup 27 Miliar Dengan Cara Keji, Ini Motifnya! 0
Tenaga Kesehatan Desa Anjir Pulang Pisau mengatakan, bahwa pentingnya mengetahui ciri-ciri Stunting sejak anak berusia dini, serta selalu memberikan makanan yang bernutrisi cukup guna mencegah stunting pada anak.
“Harapan kami, dari materi dan semua yang kita sampaikan terkait stunting dalam sosialisasi ini dapat menekan angka stunting yang ada di Desa Anjir Pulang Pisau kita ini, guna untuk kebaikan generasi masa depan kita” ucapnya, Rabu (09/8/2023).
Melalui Sosialisasi “Rembuk Stunting” yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN-T Kelompok 103 UPR beserta Perangkat Desa Anjir dan Tenaga Kesehatan Desa Anjir Pulang Pisau ini diharapkan bisa menambah wawasan para Kader Posyandu di Desa Anjir Pulang Pisau, sehingga dapat menurunkan angka Stunting yang ada di Desa Anjir Pulang Pisau.(red)
Rifqi
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















