- DPRD Kalteng Pacu Pembahasan Raperda Strategis, Sengketa Lahan Jadi Perhatian
- DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Dorong Regulasi Prioritas 2026 Segera Rampung
- El Nino 2026 Ancam Kalteng, DPRD Ingatkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Karhutla
- DPRD Kalteng dan PUPR Barsel Sepakat Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa Pararapak
- DPRD Kalteng Apresiasi Silaturahmi BKKBN, Dorong Penguatan Sinergi Program Bangga Kencana
- DPRD Kalteng dan BKKBN Perkuat Sinergi Tekan Stunting dan Wujudkan Keluarga Berkualitas
- DPRD Kalteng Soroti Kinerja Bank Kalteng, Dorong Peningkatan Kontribusi bagi Daerah
- Karhutla dan BBM Tak Stabil Beruntun Tekan Warga Barito Utara, Tokoh Adat Minta Pemerintah Turun Tan
- Semarak HUT RI ke-81, DPMPTSP Kapuas Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba
- Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Korban Terdampak Banjir di Barsel sudah mencapai 61.000 Jiwa
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Pj. Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan
potretkalteng.com - BUNTOK - Debit air sungai Barito terus meningkat paska banjir yang melanda dua wilayah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito yakni Kabupaten Murung Raya (Mura) dan Barito Utara (Barut) yang sudah mulai berangsur surut, namun tidak untuk Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, hingga sekarang jumlah korban yang terdampak banjir di daerah setempat mencapai puluhan ribu Kepala Keluarga (KK).
"Hingga saat ini warga yang terdampak banjir sebanyak 16.000 KK dan 61.000 jiwa dari 47 Desa dan 7 Keluruhan di 5 Kecamatan," ucap Pj. Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan kepada wartawan di Buntok, Rabu (24/1/2024).
Baca Lainnya :
- Banjir di Barsel Meluas, Pemerintah daerah Tetapkan Status Tanggap Darurat0
- Kunjungi Polres Barsel, Kapolda Kalteng Disambut Jajar Kehormatan dan Potong Pantan0
- Jelang Pemilu 2024, Kapolda Kalteng Kunjungi Kantor KPU Barsel 0
- Serap 685 Aspirasi, Ketua Komisi I DPRD Barsel Sampaikan Hasil Reses di Sidang Paripurna 0
- Rapat Paripurna Awal Tahun, DPRD dan Pemkab Barsel Setujui Ranperda Pajak Daerah0
Ia menuturkan, sejak ditetapkanya status tanggap darurat bencana banjir beberapa waktu lalu, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sudah mengunjungi Kelurahan dan sejumlah Desa di Kecamatan Dusun Selatan (Dusel), terutama Desa-Desa yang terdambak banjir sekaligus menyalurkan bantuan Sembako kepada masyarakat.
"Data tersebut dinamis yang sewaktu-waktu bisa berubah, dan Insya Allah hari ini kita akan masuk ke wilayah Kecamatan Dusun Utara (Dusut) dan Karau Kuala untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak banjir," tutur Pj. Bupati.
Ia menerangkan, pemerintah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) juga akan membuat jadwal kegiatan bagi para Pejabat di lingkup Pemkab Barsel, untuk bisa ikut berperan aktif dalam mengunjungi Desa-Desa yang terdampak banjir, dan menyalurkan Bansos, membawa obat-obatan beserta tenaga kesehatannya, sehingga kalau masyarakat yang terdampak banjir ada yang sakit, maka bisa dilayani langsung ditempat.
"Sebab ini adalah tugas kita sebagai Pejabat daerah untuk melayani masyarakat dengan baik dalam penanganan bencana, bukan untuk pencitraan apalagi mencari dukungan, jangan jadi ASN kalau tidak mau melayani masyarakat," terang orang nomor satu di jajaran Pemkab Barsel itu.
Ia mengatakan, bahwa pada saat masuk ke Desa-Desa yang terendam banjir, semua pejabat daerah termasuk dirinya bersama-sama berjibaku berjalan kaki ditengah-tengah genangan air untuk dapat melayani masyarakat, sama sekali tidak menggunakan perahu.
Sebab, lanjutnya, tugas pemerintah itu adalah hadir untuk melayani masyarakat dengan baik dan setulus hati, apalagi sekarang mereka sedang mengalami kesulitan akibat terdampak banjir, karena tuntutan tugas dan kewajiban sebagai abdi negara, jadi pemerintah wajib hadir untuk meringankan beban masyarakat.
"Saya mengajak dan memohon kepada seluruh lapisan masyarakat Barsel, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan wanita tanpa kecuali, mari kita sama-sama mendoakan semoga musibah banjir di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini cepat berlalu berlalu, agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal," kata H. Deddy Winarwan. (Red)
Jul
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dan . . .
-
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan . . .
-
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu . . .

















