Ketua TP PKK Ivo Sugianto Sabran Buka Acara Peningkatan Kapasitas Pokjanal Posyandu
Tim Redaksi

potret kalteng 07 Okt 2023, 04:56:36 WIB Palangka Raya
Ketua TP PKK Ivo Sugianto Sabran Buka Acara Peningkatan Kapasitas Pokjanal Posyandu

Keterangan Gambar : Ketua TP PKK Ivo Sugianto Sabran


Potretkalteng.com  -Palangka Raya – Ketua TP PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran buka acara Peningkatan Kapasitas Pokjanal Posyandu Per Regional Wilayah Tengah di Kota Palangka Raya, yang diselenggarakan di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Jumat (6/10/2023).


Dalam sambutannya Ivo mengatakan Posyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Baca Lainnya :


‘”Maka sudah sepantasnyalah bahwa kita semua bertanggung jawab atas kelangsungan dan perkembangan Posyandu itu sendiri, diantaranya melalui Pembentukan Pokjanal Posyandu mulai Tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Pokja di Tingkat Desa/Kelurahan, dimana dalam pembentukan Pokjanal Posyandu harus melibatkan lintas sektor terkait termasuk unsur perencana pembangunan dan dapat bermitra dengan dunia usaha, lembaga kemasyarakatan, PKK, lembaga profesi dan unsur masyarakat lainnya serta dalam pelaksanaannya agar terpadu dan terintegrasi dengan program-program pemberdayaan masyarakat lainnya seperti Alokasi Dana Desa (ADD), Posyandu Lansia, Posyandu Balita, PAUD dan lain-lain,” jelasnya.


Ia berharap dengan pembinaan Pokjanal Posyandu, akan ada koordinasi yang baik dan sinergisitas program sehingga dapat terinventarisirnya data jumlah dan kegiatan Posyandu mulai Tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten/Kota. 


“Data inventarisasi Posyandu inilah yang nantinya digunakan untuk menentukan arah dan Posyandu kebijakan dalam upaya-upaya pengembangan Pokjanal,” ujarnya.


Ia menyebut, keberadaan Pokjanal Posyandu juga sangat berperan penting dalam penurunan angka stunting. 


“Dari Studi Kasus Gizi Balita Indonesia (SSGBI) prevalensi di tahun 2019 mencapai 32,3% dan berdasarkan hasil studi tahun 2021 angka prevalensi turun menjadi 27,4% dan tahun 2022 turun lagi pada angka 26,9%. Target angka stunting di tahun 2024 adalah 15,38%,” ungkapnya.(adv)


Mmckalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment