Kalteng Dikepung Asap Tebal, Syauqie Minta Perhatian Serius Pemerintah dan Imbau Warga Pakai Masker

Potret kalteng 20 Agu 2026, 21:24:47 WIB PEMPROV KALTENG
Kalteng Dikepung Asap Tebal, Syauqie Minta Perhatian Serius Pemerintah dan Imbau Warga Pakai Masker

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie





Baca Lainnya :

JAKARTA, POTRETKALTENG.COM — Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, S. Hut. meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah. Selain mempercepat penanganan, ia juga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker guna mengantisipasi paparan asap tebal serta kualitas udara yang memburuk.


Pernyataan tersebut disampaikan Syauqie usai menerima audiensi Anggota DPRD Kota Palangka Raya di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).


Syauqie menegaskan bahwa dampak karhutla tidak boleh dipandang sebatas ancaman lingkungan semata, melainkan ancaman langsung terhadap kesehatan dan keselamatan publik.


"Kebakaran hutan dan lahan ini berdampak langsung pada kesehatan dan keselamatan masyarakat, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), memperburuk asma dan penyakit paru, pneumonia, iritasi mata dan kulit, gangguan kardiovaskular, serta risiko keracunan karbon monoksida," ujar Syauqie.


Menurutnya, paparan asap karhutla memiliki daya jangkau yang luas hingga memengaruhi aktivitas harian masyarakat di sekolah, tempat kerja, hingga pemukiman warga.


Guna menekan dampak buruk yang ditimbulkan, Syauqie mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, aparat di lapangan, dan elemen masyarakat. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk menghadapi tantangan karhutla di tengah kondisi perubahan iklim saat ini.


"Pemerintah perlu memastikan masyarakat mendapat perlindungan, terutama saat kualitas udara memburuk akibat asap karhutla. Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat. Mari kita cegah karhutla dan lindungi masyarakat," tegas Syauqie menutup pernyataannya.


RT







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment