- Sempat Ramai di Medsos, Kasus Penganiayaan Ringan di Temanggung Tilung Berujung Damai
- DPRD PALANGKA RAYA SERAHKAN KAJIAN WFH KEPADA PEMERINTAH KOTA
- DPRD Kota Palangka Raya Gelar Paripurna ke-8, Fraksi Dukung Raperda Pengurangan Risiko Bencana
- Diduga Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Seorang Pemuda di Barak Jalan Sumatera
- WAKIL WALI KOTA SAMPAIKAN LKPJ 2025, DPRD SIAP KULITI KINERJA PEMKO
- Tiga Agenda Strategis DPRD Palangka Raya: Dari LKPJ hingga Penanganan Kemiskinan
- JEJAK 35 TAHUN PENGABDIAN, LEONARD S. AMPUNG AKHIRI MASA TUGAS
- GDAN dan Polisi Bongkar Sarang Zenit di Palangka Raya, Dua Pengedar Diciduk
- Rapur DPRD Palangka Raya Gagal Kuorum, Sejumlah Agenda Penting Tertunda
- Musrenbang Kotim 2027: Plt Sekda Kalteng Tekankan Sinkronisasi Pembangunan
DPKP Kota Palangka Raya Latih Karyawan SPBU PT. Resbayu Cara Padamkan Api
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Bayu Dwi Handoko ketika bersama 20 Karyawannya saat mengikuti pelatihan pemadaman api
POTRETKALTENG.COM - PALANGKA RAYA – Sekitar 20 karyawan PT Putra Resbayu Jaya mendapatkan pelatihan cara memadamkan api oleh tim Rescue pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Senin (15/5/2023).
Setiap hari mereka bekerja di SPBU Yos Sudarso dan SPBU Rajawali Km 6. Selama ini lokasi SPBU rawan terjadi kebakaran, karena lingkungan terdapat material yang mudah terbakar.
Baca Lainnya :
- Disdukcapil Provinsi Kalteng Gelar Sosialisasi Informasi Pengelolaan Adminduk0
- Wagub Kalteng Buka Forum Koordinasi Peningkatan Reformasi Birokrasi Tahun 20230
- Dinkes Kalteng Gelar Pertemuan Konvergensi Lintas Program dan Lintas Sektor0
- IAIN Palangka Raya Adakan Silahturahmi Nasional DEMA Fakultas Syariah Se-Indonesia0
- Kalteng Bersholawat Akan Menghadirkan Habib Zainal Abidin dan Safari 6 Titik di Kalteng0
Jadi mereka harus dibekali ilmu tentang cara memadamkan api dan jika sewaktu-waktu di tempat mereka bekerja ada terjadi kebakaran, maka mereka sudah bisa mengatasinya sendiri.
Dalam pelatihan ini tim Rescue memperagakan cara memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Kobaran api dengan mudah dipadamkan.
“Dalam simulasi ini tim Rescue sekaligus memperkenalkan layanan call center 112,” tutur Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Gloriana Aden.
Gloriana mengatakan layanan ini harus mereka ketahui karena jika sewaktu-waktu di tempat mereka terjadi musibah, maka mereka bisa segera menghubungi tim 112, sehingga saat itu juga tim akan turun ke lokasi untuk melakukan pertolongan. (Red)
RT
Berita Utama
-
Sempat Ramai di Medsos, Kasus Penganiayaan Ringan di Temanggung Tilung Berujung Damai
Sempat Ramai di Medsos, Kasus Penganiayaan Ringan di Temanggung Tilung Berujung Damai
PALANGKA RAYA , POTRETKALTENG.COM – Video perkelahian yang sempat viral di kawasan Temanggung Tilung akhirnya berujung damai. Pihak korban bersama suaminya memilih . . .
-
DPRD Kota Palangka Raya Gelar Paripurna ke-8, Fraksi Dukung Raperda Pengurangan Risiko Bencana
DPRD Kota Palangka Raya Gelar Paripurna ke-8, Fraksi Dukung Raperda Pengurangan Risiko Bencana
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya menggelar Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 pada Jumat, (27/3/2026) dengan . . .
-
DPRD PALANGKA RAYA SERAHKAN KAJIAN WFH KEPADA PEMERINTAH KOTA
DPRD PALANGKA RAYA SERAHKAN KAJIAN WFH KEPADA PEMERINTAH KOTA
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Palangka Raya . . .
-
GDAN dan Polisi Bongkar Sarang Zenit di Palangka Raya, Dua Pengedar Diciduk
GDAN dan Polisi Bongkar Sarang Zenit di Palangka Raya, Dua Pengedar Diciduk
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Peredaran obat terlarang jenis zenit di Palangka Raya kembali terbongkar. Sebuah barak di kawasan Jalan G Obos VIII, Bakung IV, . . .
-
JEJAK 35 TAHUN PENGABDIAN, LEONARD S. AMPUNG AKHIRI MASA TUGAS
JEJAK 35 TAHUN PENGABDIAN, LEONARD S. AMPUNG AKHIRI MASA TUGAS
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Langkah pengabdian panjang Leonard S. Ampung akhirnya sampai di penghujung. Setelah 35 tahun mengabdikan diri sebagai aparatur sipil . . .

















