Diskominfo Palangka Raya Tekankan Pentingnya Pemahaman Remaja Tentang Bahaya Judi Online

potret kalteng 19 Sep 2024, 13:58:46 WIB Palangka Raya
Diskominfo Palangka Raya Tekankan Pentingnya Pemahaman Remaja Tentang Bahaya Judi Online

Potretkalteng.com - Palangka Raya – Judi online kini menjadi salah satu ancaman serius bagi generasi muda, terutama di era digital di mana media sosial kerap disalahgunakan sebagai sarana promosi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Palangka Raya, Saipullah, dalam acara sosialisasi bertajuk “Pentingnya Pemahaman Remaja tentang Bahaya Judi Online” yang digelar di SMA Negeri 2 Palangka Raya, Rabu (18/9/2024).


Dalam sambutannya, Saipullah menjelaskan bahwa meskipun media sosial memberikan banyak manfaat, platform ini juga rentan digunakan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi tentang judi online. "Media sosial dapat menjadi alat komunikasi yang positif, tetapi bisa disalahgunakan sebagai wadah promosi judi online, yang sangat berbahaya bagi remaja," tegas Saipullah.

Baca Lainnya :


Menurut Saipullah, remaja saat ini menjadi sasaran empuk promosi judi online karena mereka adalah pengguna aktif media sosial. Melalui berbagai trik dan strategi pemasaran yang menarik, seperti iklan permainan atau penawaran hadiah, banyak remaja yang tertarik tanpa menyadari dampak negatifnya. 


"Judi online bukan hanya merusak kondisi finansial, tetapi juga memiliki dampak psikologis yang dapat mempengaruhi perilaku sosial remaja," tambah Saipullah.


Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang betapa berbahayanya kecanduan judi online. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran aktif orang tua, guru, dan masyarakat dalam mengawasi aktivitas online remaja. Diskominfo berharap agar para peserta sosialisasi bisa menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi kepada teman-teman dan keluarga mereka mengenai bahaya judi online.


Salah satu siswa yang mengikuti acara tersebut mengaku semakin paham tentang dampak buruk judi online. "Sebelumnya saya tidak tahu bahwa iklan permainan yang sering muncul di media sosial bisa berujung pada judi online. Sekarang saya akan lebih berhati-hati," ungkapnya.


Dalam waktu dekat, Diskominfo Palangka Raya berencana untuk terus melakukan sosialisasi di berbagai sekolah lainnya, serta berkolaborasi dengan pihak terkait guna mengurangi penyebaran judi online. Langkah ini diambil sebagai upaya melindungi generasi muda dari bahaya yang mengintai di dunia digital.


Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan ini dan isu-isu seputar dampak negatif judi online, kunjungi portal berita Potret Kalteng di potretkalteng.com.








+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment