- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Dekat Dengan Masyarakat, Ditpolairud Polda Kalteng Ajak Anak-Anak Membaca

Potretkalteng.com – Sampit – Anak-anak bantaran sungai Mentaya berkunjung ke Kapal Patroli Polisi XVIII-1004 untuk membaca buku yang telah disediakan oleh petugas, Rabu (08/06/2022).
Kapal Melek Huruf (KMH) merupakan fasilitas yang disediakan Ditpolairud Polda Kalteng untuk mendukung minat baca anak-anak di bantaran sungai, dengan tujuan agar anak-anak memahami bahwa buku memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari. Karena buku menjadi salah satu sumber pengetahuan yang mampu menambah dan memperbarui wawasan. Bahkan, rutin membaca buku juga dipercaya mampu meningkatkan konsentrasi dan empati seseorang.
“Sejak kecil kita sudah diajarkan untuk gemar membaca buku. Selain dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, membaca buku juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, seperti membuat tidur lebih nyenyak dan menghilangkan stres’’.
Baca Lainnya :
- Damkar Palangkaraya Bekali 36 Mahasiswa Mapala0
- Sekda Kota Palangka Raya Lepas Pejabat Yang Memasuki Purna Tugas0
- Peringati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 76, Polda Kalteng Gelar Balap Sepeda dan Fun Bike0
- Waspadai Serangan Buaya, Personel Ditpolairud Imbau Para Pemancing Di Sungai Sebangau0
- BRIN Gelar Focus Group Discussion Guna Dukung Program Food Estate Berkelanjutan0
“Tujuan lain disediakannya Kapal Melek Huruf adalah untuk mengurangi aktifitas anak-anak dalam bermain gadget, karena anak-anak yang terlalu sering bermain gadget dapat mengurangi kosentrasi dan juga interaksi mereka dengan kedua orang tua serta lingkungannya menjadi berkurang,” ujar Dirpolairud Polda Kalteng AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K., M.H., melalui Komandan Kapal XVIII-1004 Bripka Suprianto. (Red)
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















