- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Bupati Lamandau Dukung Pembentukan TPK Perjuangan Tangga Batu Bersatu untuk Kelola Plasma

Keterangan Gambar : Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, S.E., M.M ketika memimpin rapat
NANGA BULIK, POTRETKALTENG.COM - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, S.E., M.M., menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Tim Pengurus Koperasi (TPK) Perjuangan Tangga Batu Bersatu sebagai pengelola sementara lahan plasma baru seluas 103,86 hektar yang diserahkan oleh PT. FLTI kepada masyarakat Desa Tangga Batu.
Keputusan ini merupakan respons atas usulan masyarakat yang menginginkan adanya struktur kepengurusan baru yang lebih representatif dan berpihak pada kepentingan warga setempat. Menurut Bupati Rizky, pembentukan TPK adalah langkah sementara yang akan beroperasi di bawah badan hukum milik Koperasi Natai Palingkau, sembari menunggu pembentukan koperasi mandiri oleh warga Tangga Batu.
Baca Lainnya :
- DPRD Katingan Desak Percepatan Lelang, Targetkan Pembangunan Tepat Waktu0
- Desa Sanggang Tetapkan Sejumlah Program Prioritas Pembangunan Tahun 20250
- Tiga Tahun Kepemimpinan, Desa Tahai Baru Tunjukkan Kemajuan Signifikan0
- DPRD Barito Utara Kunjungi DPRD Kota Tangerang, Bahas Penanganan Tenaga Non ASN Pasca SK Menpan RB0
- DPRD Barito Utara Tindak Lanjuti Konflik Lahan di Lahei Barat, Perusahaan Absen Saat Verifikasi Lapa0
“Yang penting masyarakat kita dapat mengelola hak plasma ini secara adil dan merata. Saya minta agar TPK benar-benar memperhatikan warga yang belum pernah menerima plasma sebelumnya,” ujar Bupati saat menerima perwakilan warga di Kantor Bupati Lamandau.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Desa Tangga Batu menyampaikan bahwa pembentukan TPK bertujuan untuk memastikan keterlibatan warga secara langsung dalam pengelolaan lahan plasma dan menghindari potensi ketimpangan dalam distribusi manfaat.
Adapun struktur organisasi TPK nantinya akan mencakup posisi ketua, sekretaris, bendahara, dan divisi-divisi lain sesuai kebutuhan. Masyarakat Desa Tangga Batu menyatakan kesepakatannya atas pembentukan dan pengelolaan ini secara kolektif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT. FLTI terkait penyerahan lahan plasma tersebut. Namun, pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan pendampingan agar proses ini berjalan sesuai aturan dan prinsip keadilan bagi seluruh warga.
RT
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















