Mahasiswa Kalteng Tegaskan Pentingnya Budaya Dialog Dalam Menyikapi Isu Kebijakan Publik

Potret kalteng 07 Feb 2026, 18:15:31 WIB Palangka Raya
Mahasiswa Kalteng Tegaskan Pentingnya Budaya Dialog Dalam Menyikapi Isu Kebijakan Publik

Keterangan Gambar : Sambutan Ketua DPD GMNI Kalteng Maulana Uger. (Photo:Yariyanto)





Baca Lainnya :


PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Mahasiswa Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya budaya dialog dalam menyikapi isu-isu kebijakan publik. Komitmen itu mengemuka dalam kegiatan Dialog Demokrasi yang digelar DPD GMNI Kalimantan Tengah di Aula Rahan Universitas Palangka Raya (UPR), Sabtu (7/2/2026).


Mengangkat tema “Menakar Wacana Pilkada Melalui DPRD: Dari Kritik Menuju Solusi Kebijakan”, forum ini menghadirkan unsur legislatif, eksekutif, akademisi, hingga praktisi komunikasi sebagai narasumber.


Ketua DPD GMNI Kalteng, Maulana Uger, menekankan bahwa mahasiswa harus mengedepankan diskusi yang sehat sebelum mengambil langkah lanjutan dalam menyampaikan aspirasi.


“Kegiatan ini bukan hanya menjaga kualitas demokrasi, tetapi juga mendorong mahasiswa mengutamakan dialog dalam merespons setiap isu publik,” ujarnya.


Ia menyebut, ruang diskusi seperti ini penting agar generasi muda tidak terjebak pada polarisasi, melainkan mampu membangun solusi berbasis pemikiran kritis dan argumentatif.


Ketua Panitia, Fajrian Nor, menambahkan bahwa dialog menjadi sarana awal untuk merumuskan sikap bersama terkait isu Pilkada yang dikaitkan dengan DPRD.


“Dialog adalah langkah pertama dalam perjuangan aspirasi. Aksi massa atau parlemen jalanan menjadi opsi terakhir apabila dialog tidak membuahkan hasil atau tidak mendapat respons,” tegasnya.


Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran aktif mahasiswa sebagai penjaga nilai demokrasi yang mengedepankan intelektualitas, etika diskusi, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (YZ)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment