- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
BPBD Bersama TNI-Polri Evakuasi Lansia Terdampak Banjir di Kelurahan Marang
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Sinegritas TNI-Polri dalam membantu warga terdampak banjir
Potretkalteng.com - Palangka Raya – Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abdiyani bersama personel TNI, Polri, dan Kelurahan Marang memantau kondisi banjir di Marang lama.
Hingga Minggu (23/10/2022) wilayah Marang masih tergenang air dengan ketinggian sekitar 50 centimeter. Saat pemantaun itu mereka mendapati seorang lansia berada di rumah yang tergenang air.
Mereka pun kemudian mengevakuasi seorang Lansia untuk mendapatkan penanganan petugas kesehatan, sedangkan untuk warga lainnya disarankan untuk pindah ke lokasi yang lebih aman.
Baca Lainnya :
- Tim Gabungan TNI-Polri Tinjau Banjir Kelurahan Marang0
- Pemprov Kalteng Distribusikan 500 Paket Sembako Murah Untuk Warga Kelurahan Langkai0
- Pemko Palangka Raya Terima 243 Mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya dan IAIN Palangka Raya.0
- Viral di Medsos, Wali Kota Instruksikan Pemeriksaan Khusus Terhadap Kadishub Kota Palangka Raya0
- Pemprov Kalteng Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022 di Halaman Kantor Gubernur 0
Lansia berusia 75 tahun bernama Rukyah digendong oleh Bhabinkamtibmas dibantu Babinsa dan anggota BPBD. Dari rumahnya, sang nenek digendong menuju Puskesmas.
Selain Rukyah juga ada lima warga lain yang dievakuasi karena juga terdampak banjir. Emi meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir di wilayah Kota Cantik mengingat saat ini masih musim hujan.
Lurah Marang, Yuliati Ningsih mengatakan saat ini kondisi banjir di sejumlah wilayah Marang bawah sudah mulai surut, namun akses jalan belum bisa dilalui, karena masih ada genangan yang cukup tinggi dan saat ini tim terpadu terus memantau seluruh daerah tergenang banjir.(red)
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















