- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
- Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
- RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
- KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
- Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Masyarakat Perkuat S
Tertinggi Se-Kalteng: Pemkab Mura Gandeng Bapanas Pantau HET Beras Premium di Puruk Cahu

Keterangan Gambar : Direktorat Pengendalian Kerawanan Pangan, mengecek langsung kondisi pasar dan distribusi di beberapa toko dan ritel
MURUNG
RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah
Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas)
bergerak cepat memantau Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium di Puruk
Cahu pada Rabu (5/11/2025). Pemantauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas
laporan yang menempatkan Mura sebagai salah satu daerah dengan harga beras
premium tertinggi di Kalimantan Tengah.
Baca Lainnya :
- Kepala Daerah Diminta Bersatu: Kita Semua Harus Bersatu Melindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba0
- Gandeng Biro Hukum Provinsi: Kesbangpol Mura Harap Kades Implementasikan Regulasi Anti-Narkoba di Wi0
- Ancaman Masa Depan: Pemkab Mura Tegaskan Narkoba Rusak Generasi Muda, Regulasi Daerah Diperku0
- Komitmen Perangi Narkoba: Kesbangpol Mura Gelar Sosialisasi Regulasi P4GN-PN, Libatkan Seluruh Kades0
- BPKAD Barsel Rencanakan Lelang Aset Daerah pada Tahun 20260
Tim
Bapanas, yang dipimpin oleh Razif dan Yuda dari Direktorat Pengendalian
Kerawanan Pangan, mengecek langsung kondisi pasar dan distribusi di beberapa
toko dan ritel. Dari hasil pemantauan, disimpulkan bahwa tingginya harga beras
premium sangat dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi
dari daerah pemasok, akibat kondisi geografis dan jarak tempuh yang jauh menuju
wilayah pedalaman Mura.
RI
Berita Utama
-
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Zoominar Civil Society and Democracy (CSD) bertajuk “Relasi Kebebasan . . .
-
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap tegas menolak kelanjutan . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Perkumpulan Pemuda Nusantara melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka . . .
-
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan Kota Kuala Kapuas dalam Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang . . .
-
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Barito Utara . . .

















