- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Seni Bela Diri Kuntau Harus Tetap Dilestarikan.
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Ketika masyarakat berlatih seni bela diri Kuntau
POTRETKALTENG.COM - KAPUAS - Melestarikan warisan budaya merupakan penghormatan terhadap leluhur yang telah meinggalkan jejak sejarah bagi penerus/generasi, salah satunya Kuntau adalah seni bela diri untuk self-defense yang menggunakan seluruh gerakan anggota tubuh.
Seperti gerakan tangan, bahu, tinju, telapak tangan, jemari, kaki, pergelangan kaki dan lutut. Sisi kaki dan tapak kaki digunakan secara sistematis dan teratur untuk menghindar dan menyerang. sehingga setiap gerakan Sinergi apalagi dipadukan dengan alat musik tradisionil yang memang dengan khusus digunakan untuk mengiringi gerak olah tubuh sesui irama dalam seni pencak silat.
"Oleh karena itu harus kita jaga dan tetap kita lestarikan. Tutur Kepala Desa Pulau Telo
Baca Lainnya :
- Danrem 102/Pjg Tinjau Makoramil 1011-10 KLK yang terdampak Banjir Pujon Kabupaten Kapuas0
- KPK Geledah Beberapa Kantor dan Rumah Kediaman Pejabat Jajaran SKPD Kabupaten Kapuas0
- Ini Nama Anggota Pansus LKPJ Bupati Kapuas Tahun 20220
- Kodim 1011/KLK Serahkan Bantuan Banjir Pujon di Kapuas Tengah0
- 7 Desa di Kabupaten Kapuas Terendam Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Tim ke Lokasi0

Iwu bersama masyarakat
Muhamad Iwu Iyansyah, S.I.Kom yang akrab disapa" Abang Iwu.
Selain melestarikan adat budaya, ini juga sebagai sarana untuk silaturahmi antar warga dan pemuda yang ada di Desa Pulau Telo ini, guna menghidar dari pengaruh negatif terhadap mereka seperti Pergaulan bebas dan Narkoba, saat dikonfirmasi awak media potretkalteng.com disela sela pembukaan latihan rutin bersama yang dibuka malam Senin 2 April 2023.
Iwu mengatakan seni bela diri Kuntau seperti ini harus tetap kita jaga dan pelihara supaya tidak hilang dengan perkembangan zaman dan yang sangat penting pertemuan dan latihan semacam ini dapat dijadikan wadah silaturahim antar warga agar tetap saling akrab."Tutup IWU.(red)
Untung
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















