Pemkab Katingan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati Saiful Ikuti Rakor Bersama Gubernur dan BNPB

Potret kalteng 10 Agu 2026, 06:41:01 WIB Katingan
Pemkab Katingan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Bupati Saiful Ikuti Rakor Bersama Gubernur dan BNPB


KASONGAN, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama memasuki musim kemarau yang diperkirakan meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.


Baca Lainnya :

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Katingan Saiful saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis malam (30/7/2026).


Rakor tersebut dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dan dihadiri Kepala BNPB Suharyanto. Pertemuan menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat upaya mitigasi serta penanganan karhutla.


Dalam arahannya, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menekankan pentingnya melakukan langkah antisipasi sejak dini, salah satunya melalui pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.


Hasil pemetaan tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan penanganan, termasuk pembangunan sumur bor dan penyediaan berbagai sarana pendukung sebelum terjadi kebakaran.


Agustiar juga meminta seluruh bupati dan wali kota di Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dalam upaya mitigasi dan penanggulangan karhutla agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terencana.


Selain itu, Pemprov Kalteng mendorong dukungan BNPB untuk memperkuat pengendalian karhutla melalui pelaksanaan operasi modifikasi cuaca secara berkala dengan mempertimbangkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


Pemerintah Provinsi Kalteng juga mengusulkan percepatan penambahan helikopter water bombing, khususnya untuk wilayah barat Kalteng yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Dukungan lainnya yang diusulkan meliputi penambahan mesin pompa jinjing, sumur bor, selang pemadam, serta Dana Siap Pakai (DSP) BNPB untuk mendukung operasional penanganan karhutla di daerah.


Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla sepanjang 2026.


Berdasarkan informasi BMKG, kondisi iklim pada akhir 2026 diperkirakan berpotensi lebih kuat dibandingkan 2023 dan memiliki karakteristik yang mendekati kondisi 2015 yang dikenal sebagai salah satu periode dengan ancaman karhutla besar di Indonesia.


Ia menyebut periode Agustus hingga September 2026 diprediksi menjadi masa puncak ancaman karhutla di enam provinsi prioritas, termasuk Kalimantan Tengah. Karena itu, kesiapsiagaan dan langkah pencegahan perlu dilakukan secara maksimal sejak dini.


Keikutsertaan Bupati Katingan Saiful dalam rakor tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kesiapsiagaan daerah, serta mendukung berbagai langkah mitigasi dan penanggulangan karhutla.


Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, TNI-Polri, dunia usaha, media massa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan serta menjaga Katingan dan Kalimantan Tengah dari ancaman kabut asap. (KY)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment