- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
- Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
- RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
- KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
- Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Masyarakat Perkuat S
Pemkab Barsel Bentuk Satgas PETI, Upaya Cari Solusi bagi Penambang Emas Konvensional

Keterangan Gambar : Bupati Barsel Eddy Raya pimpin rapat pembentukan Satgas PETI di Buntok.
POTRETKALTENG.COM, BUNTOK – Untuk mencari solusi bagi masyarakat yang melakukan penambangan emas secara konvensional di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Baca Lainnya :
- HAFECS Gelar Pelatihan Koding dan AI di Barsel, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Digital0
- PT. MUTU Dukung Dunia Olahraga, Jadi Sponsor Kejurprov Grasstrak Bupati 0
- Mediasi Kedua, PT. BPM Siap Bayar Tali Asih kepada Warga GBA0
- Pemkab Katingan Bentuk Satgas Percepatan Program MBG0
- Pendidikan Gratis dan Inklusif Jadi Prioritas Pemkab Katingan0
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, di Kantor Bupati Barsel, Senin (27/10/2025). Rapat diikuti oleh sejumlah unsur Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) seperti Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bapenda, BPBD, serta Forkopimda Barsel.
Dalam keterangannya, Eddy Raya menjelaskan bahwa pemerintah daerah ingin agar aktivitas PETI di empat kecamatan — Dusun Utara, Dusun Selatan, Karau Kuala, dan Dusun Hilir — dapat dikelola dengan baik dan lebih bertanggung jawab.
“Secara hukum, kegiatan PETI memang ilegal dan bisa ditindak aparat. Namun, karena menyangkut ekonomi masyarakat, kami memilih pendekatan persuasif agar mereka tetap bisa bekerja tanpa merusak lingkungan,” ujar Eddy Raya.
Ia menegaskan, pembentukan Satgas ini bertujuan untuk melindungi lingkungan sekaligus menjaga keseimbangan antara keberlanjutan ekonomi masyarakat dan kelestarian alam.
“Kami ingin melindungi sumber air, ikan, dan sungai kita agar tidak rusak akibat aktivitas penambangan. Satgas nanti akan bekerja mencari solusi terbaik agar masyarakat tetap bisa beraktivitas secara aman dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Eddy menuturkan bahwa langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap penambangan rakyat melalui pembinaan dan regulasi yang tepat. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah mengarahkan para penambang untuk bergabung dalam Koperasi Merah Putih, agar kegiatan mereka bisa lebih tertata.
“Kita akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar para penambang bisa dibina melalui koperasi, sehingga kegiatan mereka legal dan tidak merusak lingkungan,” ujarnya.
Dari data yang dihimpun POTRETKALTENG.COM, tercatat puluhan lanting sedot digunakan masyarakat untuk menambang di DAS Barito, tersebar di empat kecamatan tersebut. Maraknya aktivitas PETI diduga dipicu oleh penurunan ekonomi masyarakat akibat anjloknya harga komoditas lokal seperti karet dan rotan, sementara harga kebutuhan pokok terus meningkat.
Di sisi lain, tingginya harga emas yang kini mencapai Rp2,2 hingga Rp2,3 juta per gram turut mendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap penambangan emas konvensional di wilayah Barito Selatan.(KY)
Berita Utama
-
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Zoominar Civil Society and Democracy (CSD) bertajuk “Relasi Kebebasan . . .
-
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap tegas menolak kelanjutan . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Perkumpulan Pemuda Nusantara melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka . . .
-
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan Kota Kuala Kapuas dalam Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang . . .
-
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Barito Utara . . .

















