- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Pedagang Hewan kurban Keluhkan Ongkos Kirim Yang Meningkat 2 Kali Lipat
Tim redaksi

Keterangan Gambar : LILIK saat memeriksa Hewan kurban jenis Sapi limosin
POTRETKALTENG.COM - Palangka Raya - Permintaan Hewan Kurban yang diperkirakan meningkat tahun ini juga dibarengi ongkos kirim yang meningkat hingga 2 kali lipat.
Hal ini diungkapkan pemilik Rindu Farm Lilik Surono yang tahun ini kebanyakan menyediakan hewan kurban sapi dari dari Kupang.
Baca Lainnya :
- Dilepas Dengan Kebangggan Ini Ragam Prestasi 145 Murid MIN 2 Palangka Raya0
- Peringati Hut Kalteng Ke 67 Disdik Kalteng Sukses Gelar Kejuaraan Catur0
- Buka Pelatihan Kewirausahaan, Tahasak Sahay Apresiasi Budidaya Madu Kelulut0
- Segudang Cara Delavan Cafe Untuk Manjakan Pengunjungnya0
- Amukan Jago Merah Hanguskan 30 Rumah Warga Flamboyan0
" Alhamdulilah tahun ini permintaan hewan kurban dari rindu mengalami kenaikan yang lumayan,namun terkendala keterlambatan pengiriman dan harga biaya kirim yang naik hingga 100 persen" ujar Lilik Sabtu 24 Mei 2024.
Namun Ia menegaskan para pembeli tak perlu khawatir karena Rindu Farm yang berada di Jalan Nyai Undang ujung atau dekat persimpangan Jalan Ramin Palangka Raya yang sudah memiliki pengalaman belasan tahun memastikan 800 permintaan hewan kurban akan sampai tepat waktu dengan kondisi hewan yang memenuhi kriteria hewan kurban.
" Meski terkendala pengiriman dan biaya operasional yang meningkat tajam kami bisa memastikan semua sesuai jadwal dan standart kesehatan yang ada " tegas Lilik.
Tidak ingin mengambill keuntungan untuk menutupi biaya opersional Lilik tidak menaikan harga yang signifikan karena Rindu Farm mengutamakan pelayanan dan kepuasan para pelanggan.
' Harga masih berkisar 20 juta untuk jenis sapi kupang hingga 75 juta Rupiah untuk jenis sapi limosin ysng mempunyai berat kisaran 1 ton dan semua hewan kurban yang ada di rindu farm selain melewati masa karantina dan pemeriksaan kita juga tetap melakukan tredmen khusus dan pangan tambahan agar hewan kurban tetap sehat hingga sampai ke tangan para pembeli" pungkasnya.
( AUL)
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















